Mau Daftar Audiensi Atau Kunjungan Kerja ke DPRD KBB? Bisa secara Online melalui Aplikasi E-Tamu

PASUNDANEKSPRES.ID-Sekretariat DPRD (Setwan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai menerapkan aplikasi E-Tamu sebagai sistem pendaftaran kunjungan berbasis digital.
Hal itu dilakukan dalam rangka memperkuat transparansi dan akuntabilitas layanan publik dengan menerapkan aplikasi E-Tamu sebagai sistem pendaftaran kunjungan berbasis digital.
Sekretaris DPRD Kabupaten Bandung Barat, Ricky Riyadi, mengatakan sistem E-Tamu dirancang untuk mempermudah sekaligus menertibkan administrasi kunjungan ke DPRD KBB. Melalui sistem tersebut, masyarakat, instansi pemerintah, maupun mitra kerja dapat mendaftar audiensi dan kunjungan kerja secara online.
"Sekarang cukup akses link E-Tamu, isi formulir yang tersedia, dan data kunjungan langsung terekam dalam sistem. Jadi lebih tertata dan terjadwal," ujar Ricky belum lama ini.
Ia menjelaskan, sistem digital tersebut menggantikan mekanisme lama yang masih dilakukan secara manual maupun melalui pesan WhatsApp.
"Sebelumnya pendaftaran kunjungan masih melalui WhatsApp atau dicatat manual. Data tamu direkap, diketik ulang, lalu dicetak. Sekarang proses itu tidak diperlukan lagi karena semuanya sudah terintegrasi secara digital," katanya.
Dengan aplikasi E-Tamu DPRD Kabupaten Bandung Barat, jadwal kunjungan, jumlah tamu, serta tujuan kedatangan dapat terdata lebih rapi dan terstruktur. Sistem ini juga memudahkan bagian administrasi dan protokoler dalam melakukan verifikasi serta pengaturan agenda agar tidak terjadi benturan jadwal kegiatan dewan.
Menurut Ricky, digitalisasi di lingkungan pemerintahan merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari, termasuk di lembaga legislatif daerah. Karena itu, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus menyesuaikan diri dengan sistem pelayanan berbasis teknologi guna meningkatkan kualitas layanan publik.
Selain penerapan E-Tamu, Setwan DPRD Kabupaten Bandung Barat juga mengoptimalkan pengelolaan website resmi sebagai pusat informasi kegiatan dewan.
"Berbagai aktivitas DPRD, mulai dari fungsi legislasi, pengawasan, hingga rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akan dipublikasikan secara berkala di website resmi," jelasnya.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung keterbukaan informasi publik serta memudahkan masyarakat memantau kinerja DPRD KBB. Website resmi juga diharapkan menjadi rujukan bagi seluruh pihak termasuk masyarakat dalam memperoleh informasi kegiatan dewan secara cepat dan akurat.
"Kami ingin pelayanan semakin transparan dan informasi kegiatan DPRD Kabupaten Bandung Barat mudah diakses masyarakat. Digitalisasi ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan publik," pungkasnya.(*)
