Perbaikan Ruas Jalan hingga Bangun Sekolah Belum Terwujud, Warga Desak Realisasi Nyata Bupati Jeje Ritchie Ismail

PASUNDANEKSPRES.ID - Unggahan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengenai rencana pembangunan 34 ruas jalan dan satu jembatan pada 2026 menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Alih-alih mendapat sambutan positif, sejumlah warganet justru mendesak Realisasi Nyata Bupati Jeje tersebut segera diwujudkan melalui perbaikan nyata di lapangan.
Melalui akun media sosial pribadinya, Jeje menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk terus membenahi infrastruktur jalan yang selama ini menjadi salah satu keluhan utama masyarakat. "Perbaikan Infrastruktur Jalan Tahun 2026. Komitmen membenahi infrastruktur terus kami lakukan. Sebanyak 34 ruas jalan dan 1 jembatan akan mulai dikerjakan secara bertahap pada akhir Juni hingga September 2026," kata Jeje dalam unggahannya dikutip jumat, (26/6/2026)
Ia juga menyebutkan, pada Oktober hingga Desember 2026 pemerintah akan menyiapkan tambahan ruas jalan yang akan diperbaiki. Progres pelaksanaan, kata dia, akan disampaikan secara berkala kepada masyarakat.
Realisasi Nyata Bupati Bandung Barat Terus Dipertanyakan
Namun, unggahan tersebut memicu berbagai komentar dari warganet. Sebagian mempertanyakan lambatnya penanganan jalan rusak di sejumlah wilayah. "Berbenah di mana? KBB jalan di tempat, lambat," tulis salah satu akun.
Warganet lainnya mengingatkan agar perbaikan jalan dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya tambal sulam.
"Kade pak ngabenerkeun jalan teh tong di oles-oles hungkul, nu hade sakalian meh awet. Nuhun," tulis akun lainnya.
Tak hanya persoalan jalan, warga juga mengingatkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pemkab Bandung Barat, termasuk penyediaan fasilitas pendidikan. "Perbaikannya jangan sepotong-sepotong. Selain jalan, ingat masih ada sekolah yang harus disiapkan. Warga dilarang jual beli kursi, tapi sekolah terbatas. Bangun sekolah atuh, Pak. Pajak kan dibayar," tulis seorang warganet.
Selain itu, sejumlah komentar turut meminta pemerintah memprioritaskan perbaikan jalan di beberapa wilayah seperti Ngamprah, Parongpong, dan ruas-ruas lain yang dinilai mengalami kerusakan cukup parah.
Beragam tanggapan tersebut mencerminkan tingginya harapan masyarakat agar komitmen pembangunan infrastruktur yang telah disampaikan pemerintah daerah dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi aktivitas warga.(ijr/sep)
