Persib vs Persija Kembali Memanas, Bomber: Kemenangan Jadi Kewajiban Demi Hattrick Juara

PASUNDANEKSPRES.ID — Duel klasik antara Persib vs Persija kembali menjadi sorotan pecinta sepak bola nasional. Pertandingan sarat gengsi yang selalu menghadirkan tensi tinggi itu dinilai bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertaruhan harga diri dua tim besar dengan rivalitas panjang di sepak bola Indonesia.
Pengurus Bomber Pusat sekaligus Ketua Bidang Pengembangan SDM, R. Bian Efendi, menegaskan kemenangan atas Persija menjadi kewajiban bagi skuad Pangeran Biru demi menjaga peluang meraih target besar musim ini.
“Bagi Persib, kemenangan melawan Persija adalah sebuah kewajiban dengan target sisa pertandingan sapu bersih untuk meraih Triple Winner,” ujar Bian, Jumat (8/5/2026).
Persib vs Persija Suguhkan Tensi Tinggi
Menurutnya, laga Persib kontra Persija selalu dinanti bukan hanya oleh Bobotoh maupun Jakmania, tetapi juga pecinta sepak bola Tanah Air. Rivalitas kedua tim disebut selalu menghadirkan atmosfer berbeda baik di dalam maupun luar lapangan.
“Karena laga ini menyuguhkan tensi tinggi dan juga rivalitas, baik di lapangan maupun di luar lapangan. Selain ada gengsi, selalu ada drama kartu,” katanya.
Terkait perpindahan venue pertandingan ke Samarinda, Bian mengaku Bobotoh sebenarnya lebih antusias apabila pertandingan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Menurutnya, selain faktor kedekatan, GBK dinilai memiliki kualitas stadion dan rumput bertaraf internasional.
“Bagi Bobotoh dan Persib tentu lebih antusias dan berharap bermain di GBK. Selain faktor kedekatan stadion, GBK punya rumput standar internasional dan lebih berkelas,” ungkapnya.
Meski demikian, ia meyakini pelatih Bojan Hodak telah menyiapkan mental para pemain untuk menghadapi tekanan pertandingan besar, termasuk jika harus bermain di hadapan suporter lawan.
“Kami yakin dan percaya Coach Bojan sudah mempersiapkan mental skuad Pangeran Biru. Justru dengan kepindahan venue, kami khawatir tekanan dari supporter lawan malah berkurang,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap Persib, Bomber bersama Bobotoh tetap menggelar kegiatan positif dengan mengadakan nonton bareng akbar di GOR Sangkuriang. Acara tersebut disebut terbuka untuk umum dan menjadi wadah silaturahmi antarpendukung Persib.
“Sebagai Bobotoh yang terorganisir dan berkoordinasi dengan kepolisian dalam rangka mencegah rekan-rekan yang nekat away, kami mengadakan Nobar Akbar di GOR Sangkuriang Cimahi dan itu terbuka untuk umum juga,” ujarnya.
Bian menegaskan Bomber merupakan bagian dari napas perjuangan Persib Bandung. Dukungan dan doa untuk tim, lanjutnya, akan terus diberikan baik saat laga kandang maupun tandang.
“Insya Allah Marc Klok dan kawan-kawan bisa mendapatkan poin penuh di Samarinda,” katanya optimistis.
Di sisi lain, Bomber juga mengimbau Bobotoh yang berada di Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur dan Samarinda, agar mematuhi regulasi kompetisi terkait larangan suporter tim tamu hadir di stadion.
“Regulasi Pasal 5 ayat 7 Kompetisi Super League 2025/2026 menegaskan seluruh pertandingan tidak dapat dihadiri oleh supporter klub tamu. Kepatuhan ini sangat membantu melindungi klub dari ancaman sanksi di tengah Persib mengejar hat-trick juara,” tegasnya.
Ia meminta seluruh Bobotoh, khususnya anggota Bomber, tidak memaksakan diri datang ke Stadion Segiri demi menjaga kondusivitas dan mendukung perjuangan Persib secara dewasa.
“Sekali lagi kami mengimbau agar rekan-rekan Bomber tidak memaksakan diri datang ke Stadion Segiri. Mari bersama-sama ‘Sauyunan Ngajaga Lembur’, menjadi Bobotoh yang dewasa sebagai supporter kelas dunia. Meski tanpa hadir di tribun, kita tetap bisa membuat acara positif sekaligus silaturahmi dengan mengadakan nonton bersama di setiap wilayah,” pungkasnya.(ijr/ysp)
