Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Orang Tua Siswa SMK yang Kecelakaan di Ciater Kumpul di Sekolah Menunggu Kabar

I
Indrawan SetiadiEditor: Yusup Suparman
|21:26 WIB
Bagikan:
Orang Tua Siswa SMK yang Kecelakaan di Ciater Kumpul di Sekolah Menunggu Kabar
Sreenshoot TV One

PASUNDAN EKSPRES - Orang tua siswa yang anaknya mengalami kecelakaan di Ciater sampai malam ini masih menunggu kepastian di Sekolah SMK Lingga Kencana Depok.

Salah satu orang tua siswa Maryati dalam wawancara live di salah satu tv swasta menjelaskan bahwa sampai malam ini sudah banyak orang tua siswa di sekolah untuk mendapati kepastian anak-anaknya.

"Iya saya langsung ke sekolah sekarang saat malam ini juga karena saya mendapat telpon dari anak saya, yang katanya pinjem hape tukang warung," jelasnya.

Sampai hari ini dia menyebut, belum ada kepastian terkait keselamatan anak-anak mereka yang mengalami kecelakaan di Ciater. 

"Saya sampai sekarang dan banyak orang tua lainnya masih menunggu di sini (di sekolah)," jelas Maryati.

Dia juga mengaku tidak ada yang bisa dihubungi sampai sekarang, baik pihak sekolah atau teman anak-anaknya.

Sampai saat ini, kabar terkait korban jiwa akibat kecelakaan tersebut disampaikan Direktur RSUD Subang, dr Ahmad Nasuhi.

Dia menyebut ada beberapa korban jiwa, dan korban luka berat, serta luka ringan.

"Korban dievakuasi ke RSUD, RS Hamori, dan Puskesmas Ciater," tukasnya.

Orang tua yang lain, Abdul Somad, mengaku bahwa sempat dihubungi anaknya pukul 17.00 WIB.

"Anak saya ngehubungi akan sampai sekolah malam, udah gitu aja," ungkapnya.

Berita Terbaru

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional11 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline33 menit lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang51 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang1 jam lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang1 jam lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang2 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional2 jam lalu