Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Perbedaan Film Remake My Annoying Brother Indonesia VS Korea, Bisa Tebak?

N
Nanda YuanitaEditor: Nanda Yuanita
|18:52 WIB
Bagikan:
Perbedaan Film Remake My Annoying Brother Indonesia VS Korea, Bisa Tebak?
Pmain film remake My Annoying Brother Indonesia (dok.instagram/vinogbastian__)

PASUNDAN EKSPRES - Film Korea My Annoying Brother dipastikan akan di remake versi Indonesia, yang dibintangi Vino G. Bastian dan Angga Yunanda sebagai pemeran Utama. 

Selain Angga dan Vino, film remake Korea My Annoying Brother juga turut menggandeng Caitlin Halderman dan Kristo Immanuel. Lalu, apa perbedaan My Annoying Brother versi Indonesia VS Korea? Yuk, ,simak penjelasannya di Bawah ini. 

BACA JUGA:Drama Terbaru Kim So Hyun dan Chae Jong Hyeop 'Is It Fate?' Umumkan Jadwal Penayangannya 

Film My Annoying Brother versi Korea menceritakan dua kakak beradik yang terpisah, lalu bertemu lagi setelah sekian lama.Sang adik, Ko Doo Young (D.O EXO) adalah atlet judo yang kehilangan penglihatannya. Sementara sang kakak, Ko Doo Sik (Jo Jung Suk) menajadikan kekurangan adiknya untuk keluar dari penjara. 

Alhasil, Doo Sik mengikuti masa percobaan bebas dari penjara dengan manjaga Doo Young selama setahun.  Sejak kehilangan penglihatannya, Doo Young telah menutup diri dari dunia. 

BACA JUGA:Indonesia Punya Film Zombi, Judulnya Abadi Nan Jaya Rilis di Netflix 2025

Mantan pelatih judonya, Soo Hyun ( Park Shin Hye ) adalah satu-satunya yang masih tetap berhubungan dengan Doo Young. Di tengah kesulita, kedua bersaudara itu mulai hidup bersama lagi meski saling membenci.

Sementara film My Annoying Brother versi Indonesia menceritakan tentang persaudaraan Kemal dan Jaya yang penuh intrik. Kemal merupakan atlet judo yang mengalami insiden hingga berakhir tidak bisa melihat. 

BACA JUGA:3 Perjalanan Hidup di Film Ipar Adalah Maut yang Tidak Boleh Kalian Abaikan

Kemal lalu tetap bersiap menjadi atlet dan akan mengikuti paralimpiade. Hubungan kakak-adik Kemal dan Jaya yang mulanya tak dekat pun semakin terjalin hangat.

Meski masing-masing sinopsis film My Annoying Brother versi Indonesia dan Korea terlihat memiliki poin cerita yang sama, namun pada umumnya budaya dan eksekusi konfliknya akan disajikan berbeda. 

BACA JUGA:Sinopsis Race to Freedom, Kisah Pesepeda Legendaris Uhm Bok Dong yang Siap Tayang di VIU

Film remake My Annoying Brother menjadi versi Indonesia menandakan kerja sama tara CJ ENM bersama BASE Entertainment. Fyi, film asal Korea Selatan yang dibintangi D.O. EXO dan Jo Jung Suk sendiri memang hits di kalangan penonton.

Sampai saat ini, My Annoying Brother masih dalam tahap produksi syuting dan digarap oleh sutradara Dinna Jasanti. Meski masih dibuat, film ini dikonfirmasi akan tayang tahun 2024. Who's excited sama penampilan Vino G. Bastian dan Angga Yunanda sebagai adik dan kakak nanti? 

(nym)

Berita Terbaru

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle21 menit lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang34 menit lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle47 menit lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional1 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional1 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional1 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline1 jam lalu
Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Subang2 jam lalu
Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Headline2 jam lalu