105 Produk UMKM Ramaikan Gebyar Qatrindo Mandiri

PASUNDANEKSPRES.ID - 105 Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Subang, turut serta dalam Gebyar Qatrindo Mandiri yang diadakan di As-Syifa Jalancagak, Subang, pada Selasa (16/12/2025).
Direktur Qatrindo Mandiri, Alwin, mengatakan acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengembangan UMKM di Subang.
"Kami ingin membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar dengan memberikan kesempatan kepada UMKM untuk berkembang dan meningkatkan pendapatan mereka," kata Alwin.
Gebyar Qatrindo Mandiri ini menampilkan berbagai produk UMKM Subang, seperti makanan, minuman, kerajinan, dan lain-lain. Para pengusaha UMKM juga diberikan kesempatan untuk mempromosikan produk mereka.
Alwin mengatakan Qatrindo Mandiri berkomitmen untuk membantu mengembangkan UMKM di Subang dengan memberikan pelatihan, pendampingan, dan akses ke pasar.
"Kami ingin membantu UMKM Subang menjadi lebih kompetitif dan mampu bersaing di pasar global," kata Alwin.
Gebyar Qatrindo Mandiri ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintah dan pengusaha . Mereka memberikan dukungan dan motivasi kepada para pengusaha UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk mereka.
"Kami berharap acara ini dapat menjadi awal bagi pengembangan UMKM di Subang dan membantu meningkatkan pendapatan warga sekitar," kata Alwin.
Dengan jumlah siswa yang mencapai 4.500 orang, Asyifa Boarding School telah menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan di daerah sekitar.
Lanjut Alwin, kerjasama dengan UMKM lokal telah membawa dampak positif bagi perekonomian warga sekitar.
"Kami memiliki lebih dari 50 UMKM yang memasok kebutuhan pokok, seperti makanan, minuman, dan lain-lain. Ini telah membantu meningkatkan pendapatan warga sekitar dan menghidupkan ekonomi," kata Alwin.
Asyifa Boarding School juga telah membantu meningkatkan penjualan produk UMKM, seperti keripik, olahan nanas, dan lain-lain, yang dijual di minimarket dan kantin sekolah.
"Kami juga memiliki program Syfamart, yang merupakan sistem ritel yang membantu UMKM memasarkan produk mereka," tambah Alwin.
Dengan perputaran uang yang mencapai milyaran rupiah per tahun, Asyifa Boarding School telah menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal di Subang.
"Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan UMKM lokal untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar dan menghidupkan ekonomi lokal," kata Alwin.
Asyifa Boarding School juga telah membantu meningkatkan produksi susu murni dan jus yang dihasilkan dari peternakan dan kebun As-Syifa sendiri.
"Kami juga memiliki program produksi susu murni dan jus yang dihasilkan dari peternakan dan kebun As-Syifa sendiri, yang dapat membantu meningkatkan pendapatan warga sekitar," tambah Alwin.
Kehadiran Asyifa Boarding School juga telah meningkatkan traffic mobil yang masuk ke Subang, yang dapat membantu meningkatkan pendapatan warga sekitar.
"Kami berharap kehadiran Asyifa Boarding School dapat terus membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar dan menghidupkan ekonomi," Tutur Alwin.
Dampak dari kehadiran Asyifa Boarding School juga dirasakan oleh warga sekitar, yang telah merasakan peningkatan pendapatan dan kualitas hidup.
"Kami sangat berterima kasih kepada Asyifa Boarding School yang telah membantu meningkatkan perekonomian kami," kata Ade Patas salah satu warga Tambakmekar.
Gebyar Qatrindo Mandiri ini juga menggelar kegiatan seperti lomba Mewarnai, Doorprize, Tilawah. Para pengunjung dapat menikmati berbagai produk UMKM Subang dan berpartisipasi dalam kegiatan yang ada.(adv/hdi/ysp)
