Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

5 Fakta Kasus Kematian Santri Ponpes Al Hanifiyah Kediri: Korban Sempat Minta Dijemput Ibunya

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|10:21 WIB
Bagikan:
5 Fakta Kasus Kematian Santri Ponpes Al Hanifiyah Kediri: Korban Sempat Minta Dijemput Ibunya
Ponpes Al Hanifiyah Kediri. (Sumber Foto: Metro TV/Media Indonesia)

PASUNDAN EKSPRES - Seorang santri berusia 14 tahun dipulangkan dalam keadaan tidak bernyawa oleh pihak Ponpes Al Hanifiyah Kediri pada Jumat, 23 Februari 2024. 

Awalnya, pihak ponpes menyatakan bahwa korban meninggal karena terpeleset di kamar mandi. 

Namun, pihak keluarga curiga karena menemukan adanya luka lebam pada tubuh korban. 

Oleh karena itu, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Glenmore pada Sabtu, 24 Februari 2024 untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Fakta Kasus Kematian Santri Ponpes Al Hanifiyah Kediri

Berikut sederet fakta kasus kematian santri Ponpes Al Hanifiyah Kediri yang sudah diselidiki kepolisian:

Setelah menerima laporan dari keluarga korban, pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. 

1. Terungkap 4 Tersangka

Hasil penyelidikan dan penyidikan menyebabkan empat orang, yang merupakan senior korban, ditetapkan sebagai tersangka. 

"Minggu (25/2/2024) malam kami telah menahan empat orang dan kami tetapkan mereka sebagai tersangka,” ujar Kapolres Kediri Kota AKPB Bramastyo Priaji.

Mereka adalah MN (18), MA (18), AF (16), dan AK (17), yang merupakan santri dari Ponpes Al Hanifiyah.

BACA JUGA:Mantan Suami Artis Ternama Ini Tembak Temannya di Jakarta Timur

BACA JUGA:Polisi Berhasil Tangkap Pria yang Memukul Perempuan Hingga Terkapar di Cimahi

2. Motif Penganiayaan

Penganiayaan yang diduga terjadi adalah kesalahpahaman di antara para santri.

Polisi masih mendalami lebih lanjut terkait motif tersebut. 

Keempat tersangka dijerat dengan Pasal 80 Ayat 3 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak, Pasal 170 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penggunaan kekerasan terhadap orang atau barang, serta Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana yang dilakukan secara berulang yang mengakibatkan kematian.

Bramastyo Priaji, Kapolres Kediri Kota, mengatakan bahwa penganiayaan terjadi di lingkungan ponpes.

3. Pihak Ponpes Tidak Mengetahui Kasus yang Terjadi

Namun, pihak ponpes menyatakan bahwa mereka tidak mengetahui tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian santrinya.

Mereka hanya menerima laporan bahwa korban meninggal akibat terpeleset di kamar mandi.

BACA JUGA:Kemendikbud Ungkap Status Anak Vincent Rompies dan Teman Gengnya Masih Siswa Binus School Serpong

BACA JUGA:Kondisi Psikis Anak Vincent Rompies Diungkap Pengacaranya Usai Viral Kasus Bully

4. Hasil Visum Korban

Polisi telah melakukan visum terhadap jenazah korban di RSUD Banyuwangi. 

Hasil visum menunjukkan adanya luka pada tubuh korban, namun penyebab luka tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

5. Korban Minta Dijemput Ibunya

Sebelum meninggal, korban sempat meminta agar dijemput oleh orang tuanya karena merasa takut dan mengeluh sakit. 

Namun, sang ibu hanya meminta korban untuk bersabar dan membaca Al-Qur'an hingga bulan Ramadan.

Sang ibu tidak menyangka bahwa anaknya akan meninggal dunia di Ponpes Al Hanifiyah Kediri. (pm)

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle2 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle3 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional4 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle5 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang5 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle5 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle6 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional6 jam lalu