Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Aktivis di Kabupaten Subang Setuju Aturan Larangan Tanam Sawit di Jawa Barat

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|09:09 WIB
Bagikan:
Aktivis di Kabupaten Subang Setuju Aturan Larangan Tanam Sawit di Jawa Barat
Aktivis Subang Ulul Fahmi Fauzy

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur Jawa Barat resmi menerbitkan surat edaran tidak boleh menanam sawit di Jabar. Regulasi tersebut termaktub dalam Surat Edaran Nomor 187/PM.05.02.01/PEREK tentang Larangan Penanaman Kelapa Sawit di Wilayah Provinsi Jawa Barat dan diterbitkan pada 29 Desember 2025.Dalam surat edaran tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar melarang penanaman baru kelapa sawit di seluruh wilayah provinsi, baik pada lahan milik masyarakat, badan usaha, maupun pihak lainnya.

Kemudian Pemprov Jabar juga meminta agar areal yang sudah ditanami kelapa sawit dialihkan secara bertahap ke komoditas perkebunan lain.

“Komoditas pengganti harus menjadi unggulan daerah, sesuai kondisi agroekologi dan daya dukung lingkungan, serta mendukung pelestarian fungsi ekologis, konservasi tanah dan air, dan pengurangan risiko kerusakan lingkungan,” tulis SE tersebut dikutip Senin (5/1/2026).

Larangan tersebut mendapat sambutan positif di aktivis Kabupaten Subang. Ulul menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat tersebut. Menurutnya, larangan penanaman sawit merupakan keputusan yang tepat dan berani demi menjaga kelestarian alam Jawa Barat.

“Saya sangat setuju dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat yang melarang penanaman kelapa sawit. Jawa Barat bukan wilayah yang cocok untuk sawit, baik dari sisi ekologi maupun tata ruang,” ujar Ulul saat dimintai tanggapan.

Ulul menilai, penanaman sawit di Jawa Barat berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari berkurangnya daya serap air tanah, meningkatnya risiko banjir dan longsor, hingga konflik lahan dengan masyarakat.

Selain itu, menurutnya, sawit juga dapat menggeser fungsi lahan pertanian pangan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat pedesaan.

“Jawa Barat punya banyak komoditas unggulan lain yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, seperti hortikultura, kopi, teh, hingga tanaman pangan. Ini sejalan dengan karakter geografis dan kebutuhan jangka panjang daerah,” jelasnya.

Dia juga berharap kebijakan ini tidak berhenti pada tataran regulasi semata, namun benar-benar diikuti dengan pengawasan yang ketat dan pendampingan bagi masyarakat yang terdampak. Menurutnya, pemerintah harus hadir memberikan solusi nyata agar proses alih komoditas berjalan adil dan tidak merugikan petani kecil.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat1 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline1 jam lalu
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline2 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline4 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga4 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline4 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline4 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle5 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle6 jam lalu