BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

SUBANG - BAZNAS Subang menerima piagam penghargaan dalam rangkaian Puncak Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Subang, Sabtu (31/10/2026).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan dukungan BAZNAS Kabupaten Subang dalam kegiatan sosial keagamaan, termasuk upaya mendukung penguatan peran santri dan lembaga pendidikan keagamaan di Kabupaten Subang.
Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, M.Ag., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi lembaganya untuk terus meningkatkan kontribusi dalam membangun kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, BAZNAS memiliki tanggung jawab untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Karena itu, pengelolaan dana umat harus dilakukan secara amanah, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan.
“Penerimaan piagam penghargaan ini merupakan suatu kehormatan sekaligus motivasi bagi BAZNAS Kabupaten Subang untuk terus meningkatkan peran dan kontribusinya dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, profesional, serta berorientasi pada kemaslahatan umat,” ujarnya.
Sukandar menilai, momentum Hari Santri Nasional 2026 juga menjadi pengingat pentingnya kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Terlebih, peringatan tahun ini mengusung tema **“Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas”**. Tema tersebut menegaskan peran santri tidak hanya dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan dan kemajuan bangsa.
Dalam konteks tersebut, BAZNAS turut mengambil bagian melalui berbagai program sosial dan keagamaan yang diarahkan untuk membantu masyarakat serta mendukung penguatan kehidupan umat.
BAZNAS Kabupaten Subang pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan penghargaan serta mendukung berbagai program yang dijalankan.
Sukandar berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat. Menurutnya, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak, baik pemerintah, lembaga keagamaan, maupun unsur masyarakat lainnya.(hdi/ysp)
