Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bupati Purwakarta Om Zein Dorong Industri Genting Plered Terus Tumbuh

A
Adam SumartoEditor: Yusup Suparman
|08:28 WIB
Bagikan:
Bupati Purwakarta Om Zein Dorong Industri Genting Plered Terus Tumbuh
Aktivitas perajin genting di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. Para pengusaha genting setempat berharap industri genting kembali tumbuh.

PASUNDANEKSPRES.ID - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, akrab disapa Om Zein, menerima kedatangan para pengusaha genting dari wilayah Kecamatan Plered.

Pertemuan tersebut membahas peluang kebangkitan industri genting lokal di tengah adanya program gentingisasi yang dicanangkan pemerintah pusat.

Om Zein menyampaikan, meski tren penggunaan genting sempat menurun karena masyarakat beralih ke material lain, para pengusaha genting Plered hingga kini masih bertahan dan tetap menjalankan usahanya.

"Walaupun dulu sempat banyak yang beralih, para pengusaha ini masih tetap eksis. Memang produksinya tidak sebanyak dulu, tapi belum berhenti. Ini potensi besar yang harus kita dorong," kata Om Zein pada pertemuan yang berlangsung di rumah dinasnya itu, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, keberadaan sentragenting di Plered merupakan aset penting bagi Purwakarta yang perlu dijaga dan dikembangkan. Terlebih, Plered dikenal sebagai salah satu daerah penghasil genting, selain wilayah Jatiwangi Sumedang.

Ia pun menekankan pentingnya strategi agar produk genting Plered bisa kembali bersaing di pasar, khususnya dengan menggandeng para developer perumahan.

"Ke depan, bagaimana caranya developer yang membangun perumahan, baik di Jawa Barat maupun nasional, bisa menggunakan genting dari kita. Tapi tentu ada syaratnya, kualitas harus bagus dan harga harus kompetitif," ujarnya.

Salah satu pengusaha menyampaikan kendala utama yang dihadapi pengusaha genting Plered adalah harga yang relatif lebih tinggi dibandingkan daerah lain, seperti Jatiwangi.

Selisih harga, sambungnya, bahkan bisa mencapai sekitar Rp200 per unit, sehingga menjadi pertimbangan konsumen.

"Di masyarakat ada anggapan genting Plered lebih mahal. Ditambah lagi kalau beli dari luar daerah harus ada ongkos kirim, itu makin jadi pertimbangan," ucapnya.

Meski demikian, ia menjelaskan bahwa harga tersebut sebanding dengan kualitas yang dihasilkan. Pasalnya, proses produksi genting di Plered dinilai lebih modern dan presisi.

Hal ini salah satunya ditunjukkan dengan penggunaan teknologi mesin rotari yang mampu menjaga tekanan produksi tetap stabil dari pagi hingga sore hari.

"Dengan teknologi itu, kualitas dan ketahanan genting lebih terjamin. Jadi memang ada nilai lebihnya," katanya.

Selain faktor teknologi, tingginya biaya produksi juga dipengaruhi oleh upah tenaga kerja yang relatif lebih tinggi di Plered dibandingkan daerah lain.

"Upah tenaga kerja di sini lebih tinggi, itu juga berpengaruh. Tapi di sisi lain, kondisi pasar sedang tidak baik-baik saja, sehingga produksi tidak maksimal," ujarnya.

Meski begitu, Binzein optimistis industri genteng Plered masih memiliki peluang untuk bangkit. Ia menilai, edukasi kepada masyarakat terkait kualitas produk menjadi kunci penting agar konsumen memahami alasan di balik harga yang ditawarkan.(add/ysp) 

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline7 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle8 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang9 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional11 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle12 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional13 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline13 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline15 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle16 jam lalu