Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DKPP Pecat Ketua KPU Hasyim Asy'ari Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|18:48 WIB
Bagikan:
DKPP Pecat Ketua KPU Hasyim Asy'ari Terkait Dugaan Pelanggaran Etik
DKPP Pecat Ketua KPU Hasyim Asy'ari Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

PASUNDAN EKSPRES - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) dalam kasus asusila.

Pengaduan tersebut diajukan oleh anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Den Haag.

Keputusan ini diumumkan dalam sidang DKPP di Jakarta pada Rabu, 3 Juli 2024. Ketua DKPP, Heddy Lugito, membacakan putusan tersebut.

"Mengabulkan pengaduan pengadu untuk seluruhnya," ujar Heddy. Ia melanjutkan,

"Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Hasyim Asy'ari selaku Ketua KPU Periode 2022-2027 terhitung sejak Putusan ini dibacakan."

Dalam sidang ini, Hasyim Asy'ari hadir secara daring melalui aplikasi Zoom.

Sebelumnya, pada Kamis, 18 April 2024, Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia (LKBH FHUI) melaporkan Hasyim Asy'ari ke DKPP atas dugaan pelanggaran asusila.

"Kami dari LKBH FHUI dan LBH APIK, atas nama klien kami yang bertugas sebagai anggota PPLN, mengajukan pengaduan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu terhadap Hasyim Asy'ari," ujar Kuasa Hukum LKBH-PPS FHUI, Aristo Pangaribuan, di Kantor DKPP, Gambir, Jakarta Pusat.

Aristo menuduh Hasyim Asy'ari melanggar sumpah atau janji anggota KPU serta integritas dan profesionalitas penyelenggara pemilu demi kepentingan pribadi.

Dugaan pelanggaran ini diduga terjadi sejak Agustus 2023 hingga Maret 2024.

"Tindakan pelanggaran kode etik oleh Ketua KPU dilakukan dengan cara mendekati, merayu, hingga melakukan perbuatan asusila kepada klien kami yang memiliki hubungan pekerjaan dengan Ketua KPU. Padahal, Ketua KPU telah terikat dalam pernikahan yang sah," tambah Aristo.

Berita Terbaru

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle9 menit lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang22 menit lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle35 menit lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle54 menit lalu
ADVERTISEMENT
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional1 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional1 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional1 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline1 jam lalu
Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Subang1 jam lalu
Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Headline1 jam lalu
DKPP Pecat Ketua KPU Hasyim Asy'ari Terkait Dugaan Pelanggaran Etik | Pasundan Ekspres