Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dukung Peningkatan Produktivitas Pertanian, Subang Dapat Alokasi 82.117 Ton Pupuk Subsidi

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|08:20 WIB
Bagikan:
Dukung Peningkatan Produktivitas Pertanian, Subang Dapat Alokasi 82.117 Ton Pupuk Subsidi

PASUNDANEKSPRES.ID - Kabupaten Subang memperoleh alokasi pupuk bersubsidi sebesar 43.867 ton pupuk Urea dan 38.250 ton pupuk NPK pada tahun 2026.

Alokasi ini diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Subang yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Barat.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jawa Barat, H. Otong Wiranta, menyampaikan, pupuk merupakan sarana vital dalam mendukung aktivitas budidaya tanaman pangan yang terus dilakukan petani di berbagai daerah, termasuk Subang.

Menurutnya, PT Pupuk Indonesia selaku operator penanggung jawab penyaluran pupuk bersubsidi telah melakukan langkah strategis melalui penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) hingga ke titik Penerima Pada Titik Serah (PPTS).

“Dengan ditandatanganinya SPJB tersebut, seluruh petani yang telah tergabung dalam kelompok tani dan terdaftar dalam sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dapat melakukan penebusan pupuk bersubsidi mulai 1 Januari 2026,” kata H. Otong.

Ia menjelaskan, penandatanganan SPJB dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah kerja penyaluran pupuk bersubsidi pada tingkat PPTS, termasuk di Kabupaten Subang. Kabupaten ini memiliki luas areal pertanian sekitar 84 ribu hektare lebih.

H. Otong berharap, dengan alokasi pupuk bersubsidi yang telah ditetapkan, produktivitas pertanian di Subang dapat terus meningkat dan mampu menopang ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa seluruh pelaksana penyaluran pupuk bersubsidi, mulai dari Pupuk Indonesia, Pelaku Usaha Distribusi (PUD), hingga PPTS, telah menyatakan kesiapan untuk menyukseskan penyaluran pupuk bersubsidi agar petani yang terdaftar dapat terlayani secara optimal.

“Kami berharap penyaluran pupuk bersubsidi berjalan lancar, tepat sasaran, dan tepat waktu, sehingga petani dapat berbudidaya dengan baik dan hasil pertanian terus meningkat,” pungkasnya.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat38 menit lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline1 jam lalu
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline1 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline3 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga3 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline4 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline4 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle4 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle5 jam lalu