Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gas Melon di Subang Mulai Sulit Ditemui di Pengecer

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|10:09 WIB
Bagikan:
Gas Melon di Subang Mulai Sulit Ditemui di Pengecer
PENJUAL GAS: Salah satu pengecer gas LPG di Pasar Panjang, Endang sedang memperlihatkan dagangannya. Endang mengaku kesulitan mendapatkan gas untuk dijual ke masyarakat.

SUBANG-Kementerian ESDM telah mengeluarkan kebijakan pelarang penjualan gas LPG 3 kg oleh pengecer. Masyarakat hanya bisa membeli gas melalui pangkalan. Kebijakan itu berlaku mulai 1 Februari 2025.

Tujuan pemerintah ini agar dapat memastikan penyaluran subsidi LPG 3 kg tepat sasaran. 

Di Subang sendiri, menurut pantauan Pasundan Ekspres gas LPG sudah mulai jarang ditemui di pengecer.

"Hari ini lagi gak ada, udah beberapa hari gak ngirim. Bilangnya sih lagi libur, tapi gak tau nanti ke depan bakal dikirim lagi gak," ucap penjaga warung,  Yogas yang terletak di area Jalan Otista, Senin (3/2/2025).

Selain toko tersebut, Pasundan Ekspres juga mengunjungi pengecer gas lainnya yang berada di Pasar Panjang. 

Penjual tersebut merupakan seorang pria paruh baya yang sehari-harinya memang menjual berbagai macam gas. 

Ia adalah Endang, ia mengaku telah berjualan gas sudah lama. Nampak dirinya sedang menjual beberapa gas 'melon' ke sejumlah pembeli yang saat ini memang tengah memburu gas jenis tersebut. 

Meskipun terlihat masih terdapat beberapa gas 'melon' yang tersisa, semua itu merupakan sisa dari pengiriman terakhir beberapa hari yang lalu. 

"Ini tinggal sisa, udah tiga hari gak ada yang ngirim. Saya udah cari ke Pagaden, kemana-kemana tetap gak nemu," ucapnya menggunakan Bahasa Sunda. 

Sampai dengan Senin (3/2/2025), Endang menjual gas 'melon' tersebut seharga Rp 25 ribu. Namun ia bilang tidak menutup kemungkinan harganya akan naik. 

"Hari ini saya jual Rp 25 ribu, besok mungkin bisa lebih mahal, karena katanya gas yang melon ini bakal ditarik terus diganti sama yang pink (Bright Gas), tapi gak tau kapan," ucapnya. 

Kabar tentang pergantian jenis gas tersebut memang saat ini tengah menjadi bahan pembicaraan di kalangan pengecer gas. 

Akan tetapi, dilansir dari Kompas.com, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, dengan tegas membantah klaim yang beredar bahwa Pertamina baru saja meluncurkan gas elpiji 3 kg non subsidi dengan tabung berwarna pink sebagai pengganti gas 'melon' bersubsidi. 

"Informasi tersebut hoaks. Belum ada seperti itu," ungkap Heppy. 

Menurut Heppy, saat ini Pertamina hanya mengeluarkan LPG Bright Gas dalam ukuran tabung 5,5 kg dan 12 kg. 

Meski demikian, Heppy juga membenarkan bahwa pada tahun 2018, Pertamina sempat meluncurkan produk Bright Gas 3 kg dalam rangka diversifikasi produk mereka. 

Namun, produk tabung gas pink berukuran 3 kg ini hanya tersedia di wilayah Jabodetabek dan Surabaya untuk uji pasar.(fsh/ysp) 

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle2 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle3 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional4 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle5 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang5 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle5 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle6 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional6 jam lalu