Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ini Awal Mula Berdirinya Pondok Pesantren Pagaleran di Subang

H
HubaEditor: Huba
|08:02 WIB
Bagikan:
Ini Awal Mula Berdirinya Pondok Pesantren Pagaleran di Subang
BERSEJARAH: Pondok Pesantren Pagelaran 1 yang didirikan oleh KH Muhyiddin di Tanjungsiang.

SUBANG-Kabupaten Subang memiliki salah satu Pondok Pesantren yang cukup terkenal. Yaitu Pondok Pesantren Pagelaran yang erat kaitannya dengan peran KH. Muhyiddin figur ulama terkemuka di Subang.

Dilansir dari situs Pondok Pesantren Pagelaran, awal mula dibangunnya Pondok Pesantren tersebut dimulai pada tahun 1900-an. Bupati Sumedang pada dikala itu Pangeran Wiriakusumah merasa kalau warga mukmin Sumedang amat membutuhkan edukasi pakar agama.

Hingga dengan itu, Bupati Sumedang mendatangkan sebagian orang kiai dari bermacam area. Antara lain merupakan KH Muhyiddin bin Arif seseorang kyai yang berawal dari Garut. Pada tahun 1910 KH  Muhyiddin ditempatkan di daerah Cimalaka. Di situ dia mendirikan pesantren yang diketahui dengan pesantren Cimalaka. 

Sehabis 10 tahun di situ, dia alih ke suatu tempat terasing di Cimeuhmal, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang. Di tempat itu dia mendirikan pesantren yang diberi nama Pondok Pesantren Pagelaran pertama pada tahun 1920.

Dosen Pendidikan Sejarah Institut Pangeran Dharma Kusuma Anggi A. Junaedi mengatakan, Pesantren Pagelaran ikut terlibat dalam peristiwa revolusi. Banyak santri yang kemudian ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Bahkan, pesantren tersebut dijadikan markas Laskar Hizbullah atau Kaikyō Seinen Teishintai, mulai dari latihan mental, fisik, dan strategi perang.

"Ini berawal dari keikutsertaan KH Muhyiddin dalam pelatihan ulama yang diadakan Pemerintah Jepang. Latihan ini untuk memberikan ilmu kepada para ulama diluar ilmu keagamaan.  Dari sini, K. H. Muhyiddin banyak berjumpa dgn tokoh agama lainnya sehingga koneksi diantara para ulama terjalin. Termasuk saat pendirian Hizbullah pada tahun 1944," ucapnya. 

Anggi mengatakan, berdasarkan naskah usulan calon pahlawan nasional, KH Muhyiddin masuk ke dalam Laskar Hizbullah. Kemungkinan beberapa santrinya pun ikut dalam keanggotaan. 

Laskar Hizbullah mendapat pelatihan semi militer sehingga mereka siap tempur. Di masa revolusi, sekitar akhir 1945, K.H. Muhyiddin menjadikan Pesantren Pagelaran 1 sebagai pusat logistik dan pelatihan mental dan fisik.

"Ini sebagai langkah bersiap karena sekutu tiba ke Jakarta dengan memboncengi NICA. Prediksi para ulama dan tokoh nasional, mereka akan menjajah kembali dan ternyata prediksi tersebut benar. Apalagi ketika resolusi jihad diserukan KH Asyari, para ulama semakin sepakat membentuk front pertahanan di masing lokasi perjuangan, termasuk Subang Selatan," ucapnya.

"Terutama, Subang menjadi incaran Belanda karena memiliki lapangan udara Kalijati sehingga pertempuran sering terjadi di Subang, termasuk Subang Selatan. Pasukan Belanda yang datang dari arah Bandung seringkali bertemu dan bertempur dengan pasukan KH Muhyiddin," ucapnya.

Namun, dalam perjuangan meraih kemerdekaan ini, ia sempat mendapatkan ujian. Salah seorang putranya, Kiai Edeng Abdurohim, gugur dalam peristiwa Bandung Lautan Api. Momen perjuangan itu terjadi pada masa revolusi, sekitar tahun 1946.(fsh/ysp)

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline5 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle6 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang7 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional9 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle10 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional11 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline11 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline13 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle14 jam lalu