Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ini Menurut Kesaksian Sopir Bus Tragedi Kecelakaan Maut di Subang: Angin Rem Tiba-Tiba Habis, Terpaksa Banting Setir

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|15:02 WIB
Bagikan:
Ini Menurut Kesaksian Sopir Bus Tragedi Kecelakaan Maut di Subang: Angin Rem Tiba-Tiba Habis, Terpaksa Banting Setir
Ini Menurut Kesaksian Sopir Bus Tragedi Kecelakaan Maut di Subang: Angin Rem Tiba-Tiba Habis, Terpaksa Banting Setir/foto via screenshot video warga setempat di (WhatsApp)

PASUNDAN EKSPRES -  Pada suatu hari, sopir bus yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok, bernama Sadira, mengalami insiden kecelakaan yang mengguncang.

Saat itu, kendaraannya mengalami rem blong, dan akibatnya, bus Trans Putera Fajar bernopol AD 7524 OG tergelincir dan menabrak sebuah mobil serta tiga sepeda motor.

Kejadian tragis ini terjadi di jalan raya Desa Palasari, Kabupaten Subang, pada Sabtu 11 Mei 2024  Sayangnya, ada 11 korban jiwa dalam kecelakaan ini, termasuk 10 warga sekolah dan satu warga setempat.

BACA JUGA:Olah TKP Kecelakaan di Ciater Berlangsung Selama 2 Jam, Ini Kata Polisi

Menurut Sadira, kecelakaan terjadi saat rombongan yang dibawanya sedang dalam perjalanan pulang menuju Depok. Ia merasakan rem blong setelah melewati Perempatan Ciater, Subang.

"Saat saya masuk, saya melihat angin tiba-tiba habis. Pada saat itu, saya sudah kehilangan kendali dan mencari cara untuk menyelamatkan diri," ujar Sadira saat dirawat di RSUD Subang. Seperti yang dilansir dari YouTube KompasTV pada Minggu 12 Mei 2024.

Ia juga menjelaskan bahwa biasanya ada antisipasi jalur yang naik, tetapi di lokasi kejadian, tidak ada jalur semacam itu.

Sadira memutuskan untuk mengambil inisiatif dengan banting setir agar tidak menabrak kendaraan lain.

Sebelumnya, Sadira mengaku rem bus tidak bermasalah ketika melewati Tangkuban Perahu dan Alun-Alun Bandung.

Namun, saat rombongan beristirahat di Rest Area CM7, ia merasa rem bus terasa "dalam" dan memanggil montir.

Sadira baru saja mengoperasikan bus bernopol AD 7524 OG dari operator saat membawa rombongan SMK Lingga Kencana Depok.

Pihak kepolisian sedang melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) di lokasi kecelakaan. Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Permana, juga menunggu hasil analisis kecelakaan lalu lintas terkait insiden ini.

AKBP Ariek menyebut bahwa saksi-saksi akan dimintai keterangan untuk menetapkan penyebab kecelakaan.

BACA JUGA:Ungkap Fakta Mengejutkan Bus SMK Lingga Kencana Diduga Tak Berizin

Meskipun apa yang disampaikan oleh sopir adalah penting, kepastian penyebab kecelakaan masih harus diteliti lebih lanjut.

(hil/hil)

Berita Terbaru

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

Nasional14 menit lalu
FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle43 menit lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle1 jam lalu
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle2 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang2 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional2 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional3 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang3 jam lalu
Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Nasional4 jam lalu