Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jangan Kaget! Tarif Pajak Kendaraan Bermotor Telah Naik, Ternyata Sudah Diwacanakan Sejak Lama

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|11:00 WIB
Bagikan:
Jangan Kaget! Tarif Pajak Kendaraan Bermotor Telah Naik, Ternyata Sudah Diwacanakan Sejak Lama
Pemerintah telah mewacanakan sejak lama terkait kenaikan tarif pajak kendaraan bermotor. (Dok istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Pemerintah telah mewacanakan sejak lama terkait kenaikan tarif pajak kendaraan bermotor.

Sebagian masyarakat dikejutkan dengan kenaikan tarif pajak kendaraan bermotor yang cukup tinggi pada tahun ini.

Namun, kenaikan tarif pajak kendaraan bermotor ini ternyata sudah diwacanakan sebelumnya oleh pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan telah mengungkapkan wacana pemerintah yang ingin menaikkan tarif pajak kendaraan bermotor berbahan bakar bensin atau BBM pada bulan Januari lalu.

"Kami juga tadi rapat, berpikir sedang menyiapkan menaikkan pajak untuk kendaraan sepeda motor non-listrik," ucap Luhut dalam acara peresmian perusahaan mobil listrik Build Your Dream (BYD) yang disiarkan secara daring pada Kamis, 18 Januari 2024.

Pemerintah menyebut wacana kenaikan tarif pajak kendaraan bermotor bertujuan untuk mengurangi polusi udara serta masyarakat dapat beralih ke kendaraan listrik demi mendongkrak penjualan kendaraan listrik di dalam negeri.

Selain itu, tarif pajak kendaraan bermotor yang tinggi ini membuat pendapatan negara bertambah yang nantinya bisa dialokasikan untuk subsidi transportasi publik seperti LRT atau kereta cepat. 

"Sehingga (kenaikan pajak) itu bisa mensubsidi ongkos-ongkos LRT maupun kereta api cepat," katanya.

Namun, wacana kenaikan tarif pajak kendaraan bermotor berbahan bakar bensin ini menuai polemik sehingga sempat disorot oleh pengamat transportasi, Djoko Setijowarno.

Djoko menyebut menaikkan pajak kendaraan bermotor berbahan bakar fosil atau bensin untuk mensubsidi transportasi umum dinilai kurang tepat.

Menurutnya, pemerintah perlu memperbaiki transportasi publik dahulu dengan menyediakan transportasi umum yang mudah diakses dari tempat tinggal masyarakat ke beberapa fasilitas publik.

"Diadakan angkutan umum ke kawasan perumahan atau hunian. Yang paling fleksibel, ya bus, angkutan darat, bukan kereta. Kereta itu hanya backbone-nya saja. Paling tidak itu keluar dari rumah atau tempat tinggal, keluar dari kantor, tidak sampai 500 meter sudah dapat angkutan umum," ucapnya dalam reels Instagram Narasi NewsRoom.

Nyatanya, kenaikan tarif kendaraan bermotor ini telah dinaikkan oleh pemerintah mulai saat ini.

Misalnya, Pemerintah DKI Jakarta yang telah menerapkan tarif pajak progresif untuk orang yang memiliki lebih dari 1 kendaraan, khususnya untuk kendaraan pada jenis atau jumlah roda yang sama.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

"Ketentuan mengenai PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah ini mulai berlaku 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal 5 Januari 2022," tulis Perda tersebut dalam Pasal 115.

Kebijakan perubahan pajak progresif ini akan berlaku mulai 5 Januari 2025 serta kenaikan tarif pajak progresif ini diketahui sebesar 0,5 persen. (inm)

Berita Terbaru

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle59 menit lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle2 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle3 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle4 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang4 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle4 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle4 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional5 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional5 jam lalu
Jangan Kaget! Tarif Pajak Kendaraan Bermotor Telah Naik, Ternyata Sudah Diwacanakan Sejak Lama | Pasundan Ekspres