Lomba Kebaya Hari Kartini DWP Disdikbud Subang Angkat Identitas Budaya Perempuan

PASUNDANEKSPRES.ID - Dalam semangat peringatan Hari Kartini, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Subang, Hj. Ega Agustine Rosyadi, secara resmi membuka kegiatan Lomba Berkebaya Nasional yang diselenggarakan DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang di Auditorium Museum Wisma Karya, Kamis (23/04/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Cinta Kartini, Bangga Berkebaya, Perempuan Indonesia Bermartabat, Tangguh, dan Mandiri” sebagai bentuk penguatan peran perempuan sekaligus pelestarian budaya bangsa di tengah perkembangan zaman.
Dalam sambutannya, Hj. Ega Agustine Rosyadi menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini tidak boleh hanya dipahami sebagai seremonial tahunan, tetapi harus menjadi refleksi atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam membuka ruang bagi perempuan untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan.
“Semangat Kartini harus terus kita hidupkan, terutama dalam meningkatkan kualitas diri, peran dalam keluarga, serta kontribusi nyata dalam pembangunan,” ungkapnya.
Ia juga mendorong seluruh peserta untuk menjadikan lomba ini sebagai ruang ekspresi, pembelajaran, sekaligus sarana memperkuat rasa percaya diri. Menurutnya, perempuan masa kini harus mampu tampil tangguh, mandiri, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Teruslah menjadi perempuan yang tangguh, mandiri, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan,” pesannya.
Sementara itu, Ketua DWP Disdikbud Kabupaten Subang, Kania Nurhayati Heri Sopandi, dalam laporannya menyampaikan bahwa lomba ini diikuti oleh 27 peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh koordinator DWP Disdikbud se-Kabupaten Subang.
Ia juga menegaskan bahwa DWP Disdikbud memiliki peran aktif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk melalui pembinaan enam lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Subang.
“Enam lembaga PAUD yang akan menjadi pembinaan kami dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan,” tegasnya.
Peringatan Hari Kartini Dapat Diterapkan di Kehidupan Sehari-hari
Di sisi lain, Ketua DWP Kabupaten Subang, Hj. Siti Nuraeni Nuroni, menekankan bahwa kebaya bukan hanya sekadar busana tradisional, melainkan bagian dari identitas budaya yang harus terus dilestarikan.
Ia juga menilai bahwa nilai-nilai perjuangan Kartini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memperkuat peran perempuan di berbagai sektor.
“Semoga nilai perjuangan Kartini dapat kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Usai rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penilaian lomba yang diikuti para peserta dari berbagai kecamatan. Berdasarkan hasil dewan juri, ditetapkan para pemenang sebagai berikut. Juara 1: DWP Disdikbud Kecamatan Kasomalang, Juara 2: DWP Disdikbud Kecamatan Cibogo, Juara 3: DWP Disdikbud Kecamatan Ciater dan Juara Favorit: DWP Disdikbud Kecamatan Sagalaherang.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua PHRI Kabupaten Subang, dewan juri, peserta lomba, serta tamu undangan lainnya. Acara berlangsung meriah dengan nuansa kebaya yang memperkuat semangat pelestarian budaya dan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Subang.(znl/ysp)
