Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Penanganan Dinilai Lamban, Polisi Diminta Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Anak di Kelurahan Wanareja Subang

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|08:00 WIB
Bagikan:
Penanganan Dinilai Lamban, Polisi Diminta Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Anak di Kelurahan Wanareja Subang
KORBAN PENGEROYOKAN: Akbar (14) korban pengeroyokan di Kelurahan Wanareja, mengalami luka serius, termasuk luka tusukan yang hampir mengenai paru-paru, luka lebam di beberapa bagian tubuh, serta cedera pada bagian mata. Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Seorang orang tua di Kabupaten Subang melaporkan kasus dugaan pengeroyokan yang menimpa anaknya ke pihak kepolisian. Namun hingga kini, laporan tersebut dinilai belum mendapatkan penanganan yang jelas.

Orang tua korban, Andriana, mengungkapkan dirinya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Subang pada 14 Maret 2026, sebelum Hari Raya Idul Fitri. Namun, karena saat itu bertepatan dengan kesibukan Operasi Ketupat, penanganan kasus disebut mengalami penundaan. "Saya melaporkan tanggal 14 Maret, sebelum Lebaran. Waktu itu katanya karena sibuk Operasi Ketupat, nanti ditindaklanjuti setelahnya," ucapnya kepada Pasundan Ekspres, Senin (6/4/2026).

Menurut Andriana, pihak kepolisian awalnya menjanjikan tindak lanjut pada 26 Maret 2026. Namun, hingga tanggal tersebut tidak ada perkembangan. Penanganan kemudian dijanjikan kembali pada 30 Maret, dan berkas laporan dilimpahkan ke Polsek Subang Kota.

Meski demikian, hingga 6 April 2026, Andriana mengaku belum menerima kejelasan terkait perkembangan kasus yang menimpa anaknya. "Pas tanggal 26 tidak ada respon, lalu digeser ke tanggal 30 dan berkas dilimpahkan ke Polsek Subang Kota. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan," ungkapnya.

Peristiwa pengeroyokan tersebut bermula ketika Akbar (14) atau korban diajak oleh rekannya untuk pergi ke daerah Kelurahan Wanareja, Kecamatan Subang. Korban awalnya diminta mengantar temannya ke lokasi tersebut. Namun setibanya di sana, korban mengetahui adanya rencana aksi perang sarung.

Situasi kemudian berubah menjadi aksi kekerasan. Korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekelompok orang. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius, termasuk luka tusukan yang hampir mengenai paru-paru, luka lebam di beberapa bagian tubuh, serta cedera pada bagian mata.

Sementara itu, Kapolsek Subang, AKP Endang Suganda, menyatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. "Kasusnya sudah kami ketahui dan masih dalam tahap pengecekan. Kami mohon keluarga bersabar karena masih dalam proses penyelidikan," ucapnya.

Keluarga korban berharap pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut dan mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang dialami anaknya. Mereka juga meminta keadilan serta perlindungan hukum atas peristiwa yang telah menimpa korban.(hdi/sep)

Berita Terbaru

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat10 menit lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline45 menit lalu
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline1 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline3 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga3 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline3 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline4 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle4 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle5 jam lalu