Pengendara Minta Jalan Raya Ciater Subang Dilengkapi Marka Jalan

PASUNDANEKSPRES.ID – Warga yang melintas di Jalan Raya Ciater menuju Bandung merasa khawatir. Jalan yang sudah bagus itu belum dilengkapi oleh marka jalan memadai.
Kondisi ini dinilai sangat berbahaya, terutama pada malam hari, saat hujan, dan ketika kabut turun di wilayah pegunungan Ciater.
“Sering ada kendaraan ngebut dari arah atas karena tidak sadar kalau itu jalan ramai. Kalau malam tambah bahaya lagi karena saya tidak kelihatan garis pembatasnya. Apalagi saat hujan dan berkabut, bisa memicu kecelakaan,” ujar salah seorang pengendara Fajar kepada Pasundan Ekspres, Sabtu (15/11/2025).
Fajar berharap pemerintah segera melakukan pengecatan ulang serta memastikan jalur tersebut aman bagi seluruh pengguna jalan.
“Harapan saya pemerintah segera melakukan pengecatan lagi demi keselamatan dan kenyamanan pengendara,” tambahnya.
Keluhan serupa disampaikan Yani (35), warga Palasari, Ciater. Yani menyebut banyak pengendara khususnya dari arah Bandung yang mendadak mengerem karena terlambat melihat kendaraan di depannya akibat tidak adanya marka pandu.
“Kami bukan hanya minta dicat ulang, tapi kalau bisa ditambah rambu-rambu atau marka peringatan. Apalagi di wilayah Cicenang tepatnya di turunan Emen,” ujar Yani.
Dia menegaskan jalur tersebut merupakan akses utama sekaligus jalur wisata yang sangat padat, terutama pada jam pulang kerja dan akhir pekan. Karena itu, ia mendesak pemerintah provinsi maupun instansi terkait segera merespons kondisi membahayakan tersebut.(hdi/ysp)
