Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

PERSIB vs Dewa United di Super League 2026/2027: Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|09:00 WIB
Bagikan:
PERSIB vs Dewa United di Super League 2026/2027: Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat
tangkapan layar persib.co

BANDUNG – PERSIB vs Dewa United. PERSIB Bandung dituntut tampil optimal saat menjamu Dewa United pada pekan keempat Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (11/10/2026), pukul 19.00 WIB. Selain menghadapi lawan tangguh, Maung Bandung juga harus menyiasati jadwal kompetisi yang padat serta kondisi sejumlah pemain yang belum sepenuhnya pulih dari cedera.

Laga kandang ini menjadi kesempatan bagi PERSIB untuk mempertahankan performa positif sekaligus mengamankan tiga poin di hadapan Bobotoh. Namun, keterbatasan waktu persiapan membuat tim pelatih perlu mempertimbangkan kebugaran pemain sebelum menentukan komposisi terbaik.

Pelatih PERSIB, Igor Tolic, menyampaikan bahwa beberapa pemain masih menjalani proses pemulihan. Meski begitu, perkembangan kondisi Danijel Loncar, Gakuto Notsuda, dan Beckham Putra Nugraha memberikan harapan bagi tim untuk memiliki lebih banyak opsi rotasi.

Menurut Tolic, ketersediaan pemain yang bugar menjadi faktor penting dalam menghadapi rangkaian pertandingan dengan jeda yang relatif singkat.

"Semoga mereka bisa kembali lebih cepat agar kami punya pilihan rotasi yang lebih baik. Yang terpenting di rentang jadwal yang padat ini adalah tidak ada cedera baru," katanya.

PERSIB Waspadai Kualitas Skuad Dewa United

Selain persoalan kebugaran, PERSIB juga perlu mengantisipasi kekuatan Dewa United yang diperkuat sejumlah pemain berkualitas. Tolic secara khusus menyoroti Egy Maulana Vikri yang dinilainya berpotensi memberikan ancaman bagi pertahanan tuan rumah.

Kendati demikian, pelatih tersebut menegaskan bahwa PERSIB tidak akan memusatkan perhatian hanya kepada satu pemain. Menurutnya, kekuatan Dewa United tersebar di sejumlah posisi sehingga seluruh pemain lawan perlu diantisipasi.

"Egy adalah pemain bagus dan selalu tampil terinspirasi di kota ini. Tidak ada pengawalan khusus untuknya, tapi dia jelas berbahaya. Kendati demikian, Dewa United memiliki banyak pemain berkualitas lain yang juga harus diwaspadai. Di sisi lain, mereka juga tentu harus memikirkan kekuatan dan bahaya dari tim kami," ungkapnya.

Dukungan Bobotoh di Stadion Si Jalak Harupat diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi PERSIB. Dengan dukungan publik sendiri, Marc Klok dan rekan-rekannya diharapkan mampu mengendalikan jalannya pertandingan serta memanfaatkan peluang untuk meraih kemenangan.

Dewa United Manfaatkan Jeda Internasional

Sementara itu, Dewa United datang dengan persiapan yang dinilai cukup baik setelah memanfaatkan jeda internasional untuk meningkatkan kesiapan tim, baik dari sisi taktik maupun kondisi fisik.

Pelatih Dewa United, Osmar Loss, mengaku antusias menyambut pertandingan melawan PERSIB. Ia menilai waktu yang tersedia selama jeda kompetisi memberikan kesempatan bagi timnya untuk melakukan pembenahan sebelum kembali berlaga.

"Kami senang bisa kembali bertanding setelah jeda internasional. Kami punya waktu persiapan yang sangat bagus. Ekspektasi kami besok adalah sebuah pertandingan besar, dan kami ingin menciptakan keuntungan untuk bisa memenangkan laga," kata Osmar Loss.

Meski memiliki ambisi untuk membawa pulang hasil positif, Osmar tetap mengakui kualitas PERSIB. Ia menyinggung keberhasilan Maung Bandung meraih gelar juara dalam tiga musim berturut-turut serta pencapaian mereka di kompetisi internasional.

"Kami tahu PERSIB adalah tim yang berhasil menjadi juara tiga kali berturut-turut, jadi kami harus menaruh rasa hormat. Mereka tampil sangat baik dan meraih hasil bagus di kompetisi internasional baru-baru ini," jelasnya.

Jadwal Padat PERSIB Jadi Perhatian

Osmar juga menyoroti padatnya agenda pertandingan yang harus dijalani PERSIB. Menurutnya, frekuensi pertandingan yang tinggi dapat memengaruhi kesiapan fisik pemain dan menentukan strategi rotasi yang diterapkan tim pelatih.

Selain faktor kebugaran, ia menilai pertandingan di kompetisi domestik memiliki karakter berbeda dibandingkan laga internasional. Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang akan diperhitungkan Dewa United dalam menyusun strategi menghadapi tuan rumah.

"Bermain dua hari sekali menjadi tantangan bagi PERSIB dalam memilih pemain yang segar. Selain itu, dinamika permainan di liga tentu akan berbeda dengan laga internasional. Kami siap memberikan perlawanan terbaik besok," pungkas Osmar.

Pertandingan PERSIB kontra Dewa United pun diperkirakan berlangsung menarik. PERSIB memiliki keuntungan bermain di kandang, sedangkan Dewa United datang dengan bekal persiapan selama jeda internasional. Kesiapan fisik, efektivitas permainan, dan kemampuan memanfaatkan peluang akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir laga.

Berita Terbaru

Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria

Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria

Nasional24 menit lalu
Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi

Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi

Nasional26 menit lalu
ATR/BPN Dekat Permudah Akses Masyarakat Dapatkan Layanan Pertanahan

ATR/BPN Dekat Permudah Akses Masyarakat Dapatkan Layanan Pertanahan

Nasional29 menit lalu
5 Cara Mengembalikan Rasa Antusias dalam Hidup yang Hilang

5 Cara Mengembalikan Rasa Antusias dalam Hidup yang Hilang

Lifestyle35 menit lalu
ADVERTISEMENT
Masih Saja Ada Miras di Pamanukan, Polsek Sita 56 Botol

Masih Saja Ada Miras di Pamanukan, Polsek Sita 56 Botol

Headline1 jam lalu
PERSIB vs Dewa United di Super League 2026/2027: Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

PERSIB vs Dewa United di Super League 2026/2027: Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Headline1 jam lalu
Sekda Subang Hadiri PKU Akbar 2026, Dorong UMKM Lebih Produktif dan Berdaya Saing

Sekda Subang Hadiri PKU Akbar 2026, Dorong UMKM Lebih Produktif dan Berdaya Saing

Headline2 jam lalu
Shell Tinggalkan Bisnis SPBU Indonesia! Mulai 30 Oktober 2026, Siapa yang Bakal Mengelola?

Shell Tinggalkan Bisnis SPBU Indonesia! Mulai 30 Oktober 2026, Siapa yang Bakal Mengelola?

Nasional2 jam lalu
Starting Grid MotoGP Mandalika 2026: Marc Marquez Terancam! Bagnaia Malah Terlempar dari 10 Besar

Starting Grid MotoGP Mandalika 2026: Marc Marquez Terancam! Bagnaia Malah Terlempar dari 10 Besar

Olahraga3 jam lalu
Peringatan Hari Santri 2026: Tema, Panduan Upacara, dan Link Logo

Peringatan Hari Santri 2026: Tema, Panduan Upacara, dan Link Logo

Nasional3 jam lalu