Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Persoalan Anak Tidak Sekolah Jadi Fokus Disdikbud Subang

M
Muhammad FaisalEditor: Yusup Suparman
|09:04 WIB
Bagikan:
Persoalan Anak Tidak Sekolah Jadi Fokus Disdikbud Subang
PENDIDIKAN: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang, Heri Sopandi menegaskan komitmennya untuk menekan angka anak tidak sekolah. Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang, Heri Sopandi mengatakan, salah satu perhatian dalam roadmap pendidikan yang saat ini direncanakan, yakni layanan akses pendidikan.

Hal ini dikarenakan permasalahan anak tidak sekolah (ATS) yang mempengaruhi angka harapan sekolah di Kabupaten Subang masih cukup mengkhawatirkan.

“Angka rata-rata harapan sekolah kita masih di angka 7, artinya masih sampai di tingkat 1 SMP, masalah ini salah satu yang akan kita masukan kedalam roadmap pendidikan hingga tahun 2029,” ucapnya dalam Talkshow Roadmap Pendidikan dan Kebudyaaan, beberapa waktu lalu.

Berangkat dari sana, pihaknya kini tengah berusaha mengembalikan sejumlah anak untuk kembali bersekolah, dimulai dari mendata anak-anak tersebut.

“Kami sudah mulai menggeliat mendata anak-anak yang putus sekolah, bagaimana caranya agar mereka yang putus sekolah kembali bersekolah dengan beberapa pertimbangan,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, sampai dengan berita ini ditulis, angka ATS di Subang diketahui sekitar 21.000 orang. Akan tetapi, jumlah tersebut masih terus dikaji keabsahannya, untuk dapat mengefektifkan upaya pengembalian anak ke sekolah tersebut.

“Jumlah tersebut kini masih harus diverval, makanya kita perlu berkolaborasi dengan melakukan upaya secara holistik dengan OPD terkait, serta Pemerintahan Desa dan Kecamatan,” ucapnya.

Kemudian, setelah masalah data tersebut terselesaikan, Heri mengatakan pihaknya telah menyiapkan beberapa opsi untuk menanggulangi masalah tersebut, salah satunya melalui sekolah kesetaraan.

“Jika sudah diketahui jumlah pastinya, maka kita harus mengetahui cara mengintervensinya, salah satunya dengan sekolah kesetaraan,” ucapnya.(fsh/ysp)

Berita Terbaru

Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Lifestyle7 jam lalu
Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Lifestyle8 jam lalu
Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Headline8 jam lalu
Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Jawa Barat12 jam lalu
Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Olahraga15 jam lalu
Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Nasional16 jam lalu
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Nasional16 jam lalu
Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Jawa Barat16 jam lalu
BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

Headline16 jam lalu