Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ratusan Siswa dan Guru di Bandung Barat Diduga Keracunan MBG

I
Ijang Samsu RijalEditor: Yusup Suparman
|10:34 WIB
Bagikan:
Ratusan Siswa dan Guru di Bandung Barat Diduga Keracunan MBG
PENANGANAN MEDIS: Sejumlah korban keracunan MBG sedang mendapatkan penganan medis di posko Puskesmas Cibodas. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES - Kasus keracunan makanan bergizi gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Bandung Barat, Selasa (28/10/2025). Puluhan pelajar dari wilayah Cibodas, Kecamatan Lembang, harus mendapatkan perawatan medis setelah mengalami gejala mual dan muntah.

Para siswa tersebut berasal dari empat sekolah berbeda, yaitu SDN 2 Cibodas, SDN Buahbatu, SMPN 4 Lembang, dan SMK PNC. Mereka dirawat di Puskesmas Cibodas, sementara beberapa di antaranya yang mengalami gejala lebih berat dirujuk ke Klinik Sespim untuk penanganan lanjutan.

Kasus ini pertama kali terdeteksi sekitar pukul 14.00 WIB, ketika tujuh siswa dilarikan ke puskesmas setempat.
Berdasarkan pantauan di lokasi jumlah korban terus meningkat hingga Rabu (29/10/2024) total korban yang teridentifikasi mencapai 133 orang. Tidak hanya peserta didik, seorang guru juga ikut dirawat setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis yang dibagikan pada hari kejadian.

Kepala Desa Cibodas, Dindin Sukaya menyampaikan, bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terkait menu makanan yang dikonsumsi para siswa. "Kita masih fokus pada penanganan korban yang dibawa ke Puskesmas Cibodas," ujar Dindin di lokasi.

Sebagai langkah antisipasi, GOR Desa Cibodas disiapkan menjadi posko darurat untuk menangani para korban. Hingga pagi Hari, sejumlah siswa masih berdatangan ke puskesmas diantar oleh orang tua masing-masing.

Sementara itu, beberapa mobil ambulans terlihat siaga di sekitar lokasi guna mengevakuasi pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan ke Klinik Sespim maupun fasilitas kesehatan lainnya di wilayah Lembang.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Lia N Sukandar monitoring langsung lokasi kejadian terduga keracunan Makan Bergiji Gratis (MBG) di Desa Cibodas Lembang.

Lia menyampaikan bahwa pihak dinkes berperan memberikan percepatan penanganan supaya tidak jatuh ke dalam keadaan kronis. "Saat ini, kita siapkan beberapa fasilitas rujukan serta tenaga medis dan jejaring untuk mempercepat penanganan," ucap Lia kepada Pasundan Ekspres, Rabu (29/10/2025).

Dalam kesempatan ini, Lia juga meninjau dapur SPPG milik Yayasan Mitra Anugerah Perkasa untuk melakukan pengamatan, evaluasi, dan penilaian serta mengumpulkan informasi penyebab terjadinya dugaan keracunan.

"Selain menyiapkan kesiap siagaan tenaga medis, ini juga menjadi salah satu langkah untuk menegetahui penyebab terjadinya keracunan. Walaupun dugaan pasti harus melalui tes Lab untuk lebih jelasnya," ucapnya.Ia menambahkan bahwa saat ini sampel makanan sudah dikirim ke Laboratorium kesehatan Masyarakat (Labkesmas) untuk diteliti lebih lanjut. Adapun sampel yang diperiksa meliputi nasi, bola-bola ayam, saus, rolade, dan capcai. "Sama seperti kasus sebelumnya, kami belum dapat menyimpulkan penyebab pastinya karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium," jelasnya.


Ia juga memastikan seluruh korban dalam kondisi terpantau baik dan tidak ada gejala yang mengkhawatirkan. "Insya Allah sih dalam kondisi semuanya juga terobservasi dengan baik. Ya mudah-mudahan tidak ada yang terlalu mengkhawatirkan ya, insyaallah semuanya cepat kembali," tukasnya.(ijr/sep/ysp)

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle2 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle4 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional5 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle6 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang6 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle6 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional7 jam lalu