Safari Ramadan di Kasomalang, Bupati Subang Sampaikan Rencana Pembangunan Dua Rumah Sakit

PASUNDANEKSPRES.ID – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui rencana pembangunan dua rumah sakit baru di wilayah utara dan selatan Kabupaten Subang.
Komitmen tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Jami Al-Falah Gedongsinder, Desa Kasomalang Kulon, Kecamatan Kasomalang, Jumat (06/03/2026).
Didampingi Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, Kang Rey menyebut pembangunan rumah sakit menjadi salah satu prioritas penting pemerintah daerah guna memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya yang berada jauh dari pusat kota.
Ia mengungkapkan bahwa selama ini masyarakat di wilayah selatan masih harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. Karena itu, pemerintah daerah menargetkan pembangunan rumah sakit di dua wilayah strategis, yakni Pantura dan selatan Subang.
“Mohon do’anya bapak ibu sekalian, di kepemimpinan Kang Rey dan Kang Akur, ingin memiliki cita-cita membangun rumah sakit di wilayah Pantura dan di wilayah Selatan, sehingga masyarakat di wilayah selatan kalau ada yang sakit tidak usah jauh-jauh datang ke kota,” ujarnya.
Menurut Kang Rey, rencana pembangunan rumah sakit tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.
Selain sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Subang juga terus mendorong berbagai program pelayanan kepada masyarakat. Di antaranya melalui program sosial nyaah ka indung yang telah memberikan perhatian dan pendampingan kepada 1.032 lansia.
Di bidang pendidikan, pemerintah daerah juga telah menyalurkan lebih dari 86 ribu set seragam sekolah gratis secara bertahap untuk membantu meringankan beban orang tua sekaligus meningkatkan kepercayaan diri siswa di sekolah.
Sementara itu, pelayanan administrasi kependudukan juga terus diperluas dengan menghadirkan layanan pembuatan KTP di setiap kecamatan, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke pusat pemerintahan di kota.
Kang Rey menegaskan bahwa pemerintah daerah juga membuka ruang pengaduan masyarakat melalui media sosial dengan tagar #LaporKangRey. Ribuan laporan dari warga telah diterima dan banyak di antaranya dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 24 jam.
“Hal ini menunjukkan komitmen kami untuk membangun pemerintahan yang responsif dan dekat dengan masyarakat,” tegasnya.(rls/ysp)
