Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Santri As-Syifa dan PERTUNI Subang Gelar Kolaborasi Inspiratif, Belajar Empati dari Komunitas Tunanetra

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|19:46 WIB
Bagikan:
Santri As-Syifa dan PERTUNI Subang Gelar Kolaborasi Inspiratif, Belajar Empati dari Komunitas Tunanetra
Ratusan santri putri SMPIT As-Syifa Boarding School Jalancagak 2, Subang, mengikuti kegiatan bertajuk Menyapa dengan Hati.

PASUNDANEKSPRES.ID - Ratusan santri putri SMPIT As-Syifa Boarding School Jalancagak 2, Subang, mengikuti kegiatan bertajuk Menyapa dengan Hati. 

Kegiatan ini merupakan program kolaboratif yang menggugah antara As-Syifa dan Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Kabupaten Subang. 

Acara ini digelar khidmat di Masjid Kampus 4 As-Syifa Putri, Sabtu pagi (18/10/2025).

Sebanyak 30 anggota PERTUNI hadir sebagai tamu istimewa dalam kegiatan yang sarat nilai kemanusiaan dan pendidikan karakter ini.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momen pembelajaran inklusif yang bertujuan menumbuhkan empati dan kepedulian santri terhadap keberagaman.

“Kegiatan ini bagian dari program pemberdayaan berkelanjutan yang sudah dimulai sejak Januari,” ujar Taufik Hidayat, S.Pd, Manager Departemen Pelayanan Masyarakat (Yanmas) As-Syifa.

Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, termasuk PERTUNI yang menjadi komunitas binaan Yanmas.

Taufik berharap kolaborasi ini terus berkembang, menjangkau bidang pemberdayaan hingga kegiatan sosial lainnya bersama komunitas difabel.

Senada dengan itu, Ikhsan Nuryamin, Kepala Program LAZ As-Syifa Peduli, menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung komunitas disabilitas. Sebagai pengelola zakat dan sedekah masyarakat, LAZ As-Syifa menyalurkan manfaatnya secara amanah, termasuk untuk komunitas PERTUNI.

“Ke depan, kami ingin mendorong program-program yang langsung menyentuh kebutuhan para penyandang tunanetra, baik secara personal maupun kolektif,” ujar Ikhsan.

Puncak acara diisi dengan pengajian dan tausiyah dari Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Dr. K.H. Lalu Agus Pujiartha, MA. Namun, sesi yang paling membekas justru saat para santri diajak memahami dunia tunanetra melalui simulasi dan dialog interaktif.

Dalam suasana penuh empati, santri diajak merasakan tantangan yang dihadapi penyandang tunanetra dalam aktivitas sehari-hari, serta belajar cara berinteraksi yang penuh kesantunan dan kepedulian.

Kegiatan ini membuka wawasan dan menanamkan kesadaran baru bagi para santri bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk memiliki semangat hidup dan kontribusi nyata bagi masyarakat.(rls)

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline44 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional12 jam lalu