Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Subang Masih Kosong, Bupati Tunggu Rekomendasi BKN

H
HubaEditor: Huba
|09:01 WIB
Bagikan:
Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Subang Masih Kosong, Bupati Tunggu Rekomendasi BKN
APEL BESAR: Bupati Subang Reynaldy saat memimpin Apel Perdana bersama ribuan ASN, Senin (3/3/2025) lalu. Saat ini, sejumlah OPD tanpa kadis definitif.

SUBANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang di bawah kepemimpinan Bupati Reynlady Putra Andita dan Wakil Bupati H. Agus Masykur Rosyadi akan segera memasuki masa kerja 100 hari. 

Namun, hingga saat ini, reformasi birokrasi yang menjadi salah satu fokus utama dalam periode awal kepemimpinan belum menunjukkan realisasi yang signifikan.

Salah satu indikator stagnasi tersebut terlihat dari masih kosongnya sejumlah jabatan strategis setingkat kepala dinas dan kepala badan. 

Jabatan-jabatan tersebut sementara ini hanya diisi oleh pelaksana tugas (Plt), yang secara struktural memiliki kewenangan terbatas.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Subang, Dadang Darmawan, mengonfirmasi bahwa saat ini beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) masih belum memiliki pimpinan definitif.

“OPD yang saat ini kosong meliputi Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan), Dinas Pertanian, serta Dinas Perikanan,” ungkap Dadan kepada Pasundan Ekspres, belum lama ini.

Dadang menyebutkan, kekosongan diperkirakan akan bertambah karena dalam waktu dekat Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Tatang Komara dan Sekretaris Dewan DPRD Subang Tatang Supriyatna akan memasuki masa pensiun.

Mengenai proses rotasi dan pengisian jabatan, Dadang menegaskan, saat ini proses tersebut masih berjalan dan menunggu persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). 

“Permintaan dari Bupati sudah diajukan, tinggal menunggu rekomendasi dari pusat. Semuanya masih on progress,” ujarnya.

Selain posisi eselon II, Dadang menyebut, pengisian jabatan pada level eselon III, IV, serta jabatan fungsional lainnya juga tengah dalam tahap evaluasi dan perencanaan.

“Semoga Bupati dan Wakil Bupati dapat menunjukkan langkah konkret dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional dan responsif,” tutupnya.

Anggota DPRD Subang, Albert Anggara Putra menilai lambannya pemerintah daerah dalam mengisi kekosongan jabatan, mengindikasikan lemahnya manajeman birokrasi.

“Ini bukan masalah kecil. Jabatan-jabatan penting ini berkaitan langsung dengan pelayanan publik, kebijakan strategis, dan percepatan pembangunan. Kalau terlalu lama dibiarkan kosong, kinerja OPD akan terganggu, bahkan bisa lumpuh,” ungkap Albert.

Menurutnya, kekosongan ini bukan hanya persoalan administratif, tetapi berimplikasi pada efektivitas dan efisiensi anggaran daerah. 

Ia menyebutkan, bahwa open bidding untuk jabatan di PUPR dan Pertanian sebenarnya sudah dilakukan sejak 2024. 

Maka, jika kembali dilakukan proses seleksi terbuka, justru akan menambah beban biaya dan tidak sesuai dengan semangat efisiensi anggaran yang tengah digaungkan.

“Semua pihak tahu tahun ini banyak anggaran yang dipangkas demi fokus ke infrastruktur. Lalu, kalau open bidding lagi, bukankah itu malah kontra produktif dengan kebijakan efisiensi yang dicanangkan sendiri oleh Pemda?” Kata Albert.

Menurut Albert, Plt memiliki ruang gerak terbatas dalam mengambil keputusan, sehingga program kerja pun menjadi tersendat. 

“Tupoksi kepala dinas tidak akan berjalan maksimal tanpa kepala dinas definitif. Kami mendesak agar kekosongan ini segera diisi,” tegasnya.

Albert menyebut, proses pengisian JPT di tingkat OPD sepenuhnya merupakan kewenangan kepala daerah.(cdp/ysp) 

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Nasional28 menit lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle1 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang2 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional4 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle5 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional6 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Nasional6 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Subang8 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle9 jam lalu