Sekda Subang Hadiri PKU Akbar 2026, Dorong UMKM Lebih Produktif dan Berdaya Saing

SUBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang, Rona Mairansyah, AP., M.Si., menghadiri kegiatan Program Pengembangan Kapasitas Usaha PKU Akbar 2026 di Gedung Markas Komando Infanteri Yonif 312/Kala Hitam, Sabtu (10/10/2026).
Program yang diinisiasi PT Permodalan Nasional Madani (PNM) tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya usaha rumah tangga, melalui pelatihan dan pemanfaatan teknologi terkini untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Pemimpin PNM Cabang Subang, M. Januar Bagus Indranata, mengatakan keberhasilan menjalankan usaha tidak hanya bergantung pada ketersediaan modal, tetapi juga pada kemampuan pelaku usaha dalam mengelola dan mengembangkan bisnisnya.
“Untuk menjadi pelaku usaha, tidak hanya membutuhkan modal, tetapi membutuhkan keahlian untuk mengelola usaha, sehingga dengan modal tersebut dapat menjadi usaha berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia berharap para pelaku usaha dapat memanfaatkan materi dan pengetahuan yang diperoleh melalui Program PKU untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Dengan adanya PKU ini, diharapkan para pelaku usaha bisa memanfaatkan dan mengimplementasikannya, sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh lingkungan sekitar,” tuturnya.
Sementara itu, Sekda Subang yang akrab disapa Kang Rona menilai PKU Akbar 2026 merupakan langkah positif untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan pelaku UMKM agar mampu menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang usaha.
“Kegiatan ini menjadi langkah positif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan para pelaku usaha agar semakin siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang usaha,” ujarnya.
Menurut Kang Rona, UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. Selain menjadi sumber penghasilan bagi pelaku usaha, sektor UMKM juga berkontribusi dalam membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi keluarga, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“UMKM bukan hanya menjadi sumber penghasilan bagi pelakunya, tetapi juga membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi keluarga, dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan PKU Akbar 2026 tidak sekadar menjadi ajang pelatihan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi perkembangan usaha masyarakat di Kabupaten Subang.
“Kegiatan ini saya harapkan benar-benar dapat memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat Subang, khususnya para pelaku usaha,” katanya.
Kang Rona juga mengingatkan para pelaku UMKM agar menggunakan modal usaha secara bijak dan produktif. Menurutnya, modal yang diperoleh harus dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan produksi dan pengembangan usaha, bukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan konsumtif.
“Jangan sampai modal usaha yang diberikan menjadi uang konsumsi, tetapi harus menjadi uang produksi untuk mendapatkan keuntungan dan mengembangkan usaha,” tegasnya.
Ia berharap PKU Akbar 2026 dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat sektor UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Subang yang inklusif dan berkelanjutan.
“Semoga PKU Akbar 2026 dapat memberikan manfaat yang nyata bagi para pelaku UMKM dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan Kabupaten Subang yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Sekda Subang turut menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding(MoU) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dan PT Permodalan Nasional Madani. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan pameran Expo UMKM.
Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Subang, perwakilan Bagian Perekonomian Setda Subang, perwakilan Danyonif 312/Kala Hitam, pimpinan Bank BRI Subang, pimpinan Pegadaian Subang, serta tamu undangan lainnya.
