Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sektor Pertanian Bisa Jadi Solusi Atasi Pengangguran di Kabupaten Subang

M
Muhammad FaisalEditor: Yusup Suparman
|08:38 WIB
Bagikan:
Sektor Pertanian Bisa Jadi Solusi Atasi Pengangguran di Kabupaten Subang
SOLUSI: Akademisi Ekonomi Pertanian IPB, Dr. Jojo, S.Pt., M.M., CAEF., C.MTr (tengah) mengatakan, sektor pertanian bisa menjadi solusi mengatasi persoalan pengangguran. Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Akademisi Ekonomi Pertanian IPB, Dr. Jojo, S.Pt., M.M., CAEF., C.MTr mengatakan, untuk mengatasi persoalan pengangguran yang saat ini terjadi di Subang, seharusnya pertanian bisa menjadi jawaban, mengingat masih banyak masyarakatnya yang agraris.

"Ketika kompetensi yang dibutuhkan itu tidak atau belum tentu terpenuhi dengan tenaga kerja yang kita miliki, secara rasional tenaga kerja yang paling simple adalah di bidang pertanian," ucapnya.

Namun, perpindahan industrialisasi yang laju di Subang membuat masyarakat agraris terpaksa untuk menyesuaikan kemampuan dengan tuntutan kebutuhan industri agar bisa menyambung hidup.

"Secara ekonomi, dari pertanian itu nantinya akan bergeser ke industri, itu sudah biasa, dan Subang sudah mendahului. Sementara itu, dari segi kesiapan kita sebagai penyedia tenaga kerja belum kompatibel dengan kebutuhan yang ada," ucapnya.

Oleh sebab itu, menurutnya yang menjadi persoalan Subang saat ini adalah bagaimana pemerintah daerah dapat mempersiapkan transisi masyarakat agraris menjadi masyarakat industri, sementara perkembangan industri di Subang sangat cepat.

"Kalau mengharapkan dari pertanian, itu tidak menarik bagi mereka. Kalau kita bicara tentang pertanian, yang ada dibayangan kita pasti adalah kumuh, kotor, dan miskin, beda Ketika kita bicara industrialisasi pertanian di negara-negara maju," ucapnya.

Menurutnya, jika transisi ini tidak dipersiapkan dengan baik, maka pernyataan "hanya jadi penonton di daerah sendiri" akan jadi kenyataan.
Sebab, tenaga kerja lokal Subang yang saat ini masih jauh dari kualifikasi industri akan bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah lainnya yang kemampuannya lebih kompatibel, bahkan tidak menutup kemungkinan bersaing dengan tenaga kerja luar negeri.

"Sekarang BYD sedang ngetren, bahkan teman saya yang dari luar tahu ada BYD di Subang. Ya mohon maaf, mungkin yang masuk dari Jakarta, Jawa, belum lagi dari Tiongkok. Kita mau ngapain?" ucapnya.

Jojo berpendapat, seharusnya masyarakat Subang yang terbiasa di pertanian jangan langsung dituntut langsung loncat ke industri maju, sebab tentu tidak akan siap. Hal ini juga sekaligus membuat status Subang sebagai lumbung pangan nasional menjadi 'abu-abu'.

"Harusnya dari pertanian, ke jasa, baru ke industri. Sekarang kan tidak begitu. Jadi Subang itu seperti anomali, satu sisi kita itu gudangnya pangan, satu sisi ada tidak tenaga kerjanya? Jangan-jangan pindah ke industri semua," ucapnya.(fsh/ysp)

Berita Terbaru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle33 menit lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat1 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Nasional1 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline9 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline13 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta13 jam lalu
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle15 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle16 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional17 jam lalu