Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Selama Tiga Tahun Terakhir, Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Subang Menurun

H
HubaEditor: Huba
|08:00 WIB
Bagikan:
Selama Tiga Tahun Terakhir, Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Subang Menurun
URUS TENAGA KERJA: Kepala Disnakertrans Subang Yeni Nuraeni, S.Sos., M.AP saat berdiskusi dengan siswa BLK-LN Alis Jaya. Dia bersyukur terjadi penurunan tingkat pengangguran terbuka. MUHAMMAD FAISHAL/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Subang mengalami penurunan pada tiga tahun terakhir. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang Yeni Nuraeni, S.Sos., M.AP bersyukur terjadi penurunan TPT, meskipun menurutnya angka PHK juga cukup besar. 

"Alhamdulillah dalam tiga tahun terakhir terdapat penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), meskipun tingkat PHK juga cukup besar terutama di tahun 2022," ucapnya kepada Pasundan Ekspres.

Menurut BPS Kabupaten Subang tercatat pada tahun 2021 TPT di Subang berada di angka 9,77 persen, kemudian turun di angka 7,77 persen pada tahun 2022, dan terus turun di tahun 2023 di angka 7,65 persen. 

Yeni mengatakan, penurunan tersebut merupakan berkat beberapa upaya dari Disnakertrans lewat beberapa strategi untuk menciptakan kondusifitas industrial antara buruh, perusahaan, dan pemerintah. 

"Memang kita melakukan beberapa strategi dengan menciptakan kondusifitas hubungan industrial, sehingga investor menjadi tertarik. Upah kita masih kompetitif jika dibandingkan dengan tetangga kita seperti Purwakarta dan Karawang, sehingga kondusifitas hubungan industrial yang kondusif baik dari buruh, perusahaan, maupun pemerintah menjadi daya tarik investor," ucapnya. 

Yeni mengatakan, Disnakertrans juga melakukan pelatihan vokasi berbasis penempatan, serta pelatihan wirausaha mandiri. 

"Dari kondusifitas hubungan industrial ini kita juga bergerak untuk melakukan pelatihan vokasi yang berbasis penempatan. Selain itu, kita juga melakukan pelatihan wirausaha mandiri, sehingga meskipun nilai TPT kita terdapat penurunan yang tidak besar, tetapi mengalami penurunan setiap tahunnya di tiga tahun terakhir ini," ucapnya. 

Selain itu, Disnakertrans juga melakukan efektivitas fungsi BKK di sekolah dengan melakukan pembinaan dan menggelar Job Fair. 

"Kita juga melakukan pelatihan terhadap Bursa Kerja Khusus (BKK), bahwa kurikulum yang ada di sekolah mereka juga harus mengikuti sesuai dengan kebutuhan industri dan bukan sebaliknya. Ditambah lagi kita juga menggelar Job Fair di SMA/SMK dan kita menghubungkan dengan perusahaan-perusahaan pada saat itu," ucapnya. 

Job Fair tersebut telah digelar di beberapa daerah di Subang seperti Dawuan, Cisalak, Ciasem, Purwadadi, Pusakajaya, dan lain sebagainya. Ia mengatakan dalam satu kali job fair dapat menjaring sekitar 1500 tenaga kerja. 

Adapun upaya lainnya yang dilakukan oleh Disnakertrans adalah mendorong penempatan kerja ke luar negeri terutama bagi korban PHK. Sehingga masyarakat memiliki kesempatan lainnya untuk mendapatkan pekerjaan. 

"Kita juga berusaha untuk mendorong penempatan tenaga kerja kita ke luar negeri. Jadi anak-anak yang ter-PHK ini rata-rata memilih untuk menjadi pekerja migran," ucapnya. 

Yeni mengungkapkan, pada tahun 2023 berdasarkan data dari BP2MI bahwa tenaga kerja yang bekerja dari Kabupaten Subang ke luar negeri baik sektor formal maupun informal kurang lebih sekitar 6000 tenaga kerja. 

Pada tahun ini, Ia berharap TPT di Kabupaten Subang dapat terus menurun. Dirinya menargetkan bisa turun paling tidak di angka 7 persen. 

"Pada tahun 2024 ini Insya Allah kita berusaha untuk terus menurunkan angka TPT ini. Tahun lalu kita diangka 7,65 persen, mudah-mudahan kita bisa turun lagi paling tidak di angka 7 persen," ucapnya.(fsh/ysp) 

Angka Tingkat Pengangguran Terbuka di Subang

2021  : 9,77 persen

2022         : 7,77 persen 

2023  : 7,65 persen

2024         : 7,00 persen (target)

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline10 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle11 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang12 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional14 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle15 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional16 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline16 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline18 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle19 jam lalu