Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Siswa di Subang Bawa Bekal Sendiri Pasca Keracunan MBG, SPPG Belum Kirim Makanan Lagi

M
Muhammad FaisalEditor: Yusup Suparman
|08:25 WIB
Bagikan:
Siswa di Subang Bawa Bekal Sendiri Pasca Keracunan MBG, SPPG Belum Kirim Makanan Lagi
BAWA MAKANAN: Siswa SDN Rawalele menyantap bekal makanan yang disiapkan oleh orang tua mereka. muhammad Faishal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Siswa SDN Rawelele belum menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) pasca kasus keracunan pada 25 September 2025 lalu. Mereka memilih untuk membawa bekal makanan dari rumah.

"Belum (dikirim program MBG, red), hanya saja anak-anak setiap hari tetap makan membawa bekal sendiri dari tumah," kata Kepala SDN Rawalele, Yanti Mala kepada Pasundan Ekspres, Kamis (2/10/2025).

Para siswa terlihat menyantap makanan yang telah disiapkan orang tua mereka itu dengan sangat lahap.

Menu makanan yang dibawa para siswa dari rumah cukup beragam. Menandakan bahwa makanan tersebut telah disesuaikan dengan selera dan kesukaan masing-masing siswa.
Bekal mereka juga terlihat tidak hanya lebih banyak, tetapi juga tidak kalah lengkap dengan menu yang disediakan oleh program MBG.

Ketika ditanyai soal keberlanjutan program MBG di sekolahnya, Yanti mengatakan, dirinya belum tahu pasti kapan.

"Belum tahu, dari SPPG-nya belum ada informasi," ucapnya.

Yanti menyebut, baik siswa maupun orang tuanya menjadi trauma terhadap program tersebut. "Iya, jadi taruma, malahan lebih semangat bawa masing-masing," ucapnya.
Ia berharap apabila program MBG ini dilanjutkan pihak yang bertanggung jawab agar senantiasa memperbaiki pelaksanaan dan pengawasannya, sehingga kejadian keracunan tidak terjadi lagi dimanapun.

"Kalau saya sih, mengikuti yang terbaik. Programnya sudah bagus, tinggal bagaimana cara yang terbaik kaitan dengan pelaksanaan di lapangannya. Pengawasannya lebih di perhatikan," ucapnya.

Siswa Mual dan Muntah

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 11 siswa SDN Rawalele, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Para siswa mengalami gejala mual dan muntah saat berada di sekolah pada Kamis (25/9/2025).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang, dr. Maxi mengatakan, dari total 480 siswa, terdapat 11 siswa yang mengeluh mual dan muntah.

Dinkes Subang memastikan penyelidikan terus berjalan. “Penyebab masih kami lihat lagi dan akan mengambil sampel makanan untuk memastikan apa penyebabnya,” tutup Maxi.

Merespon adanya dugaan keracunan menu MBG, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Nunung Suryani dan Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono langsung melakukan pengecekan ke SPPG Dawuan Kaler pada pada Kamis (25/9/2025).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Nunung Suryani menyayangkan kejadian ini terjadi juga di Subang. “Tentunya sangat disayangkan ini terjadi juga di Subang,” ucapnya.

Dirinya berharap kejadian ini adalah yang terakhir kalinya di Kabupaten Subang. “Semoga ini yang terakhir dan tidak terjadi lagi di Kabupaten Subang,” ucapnya.
Adapun menu yang dihidangkan di SDN Rawalele pada Kamis (25/9/2025) di SPPG Dawuan Kaler yakni nasi putih, ikan fillet crispy, tempe goreng, tumis pakcoy jagung, dan jeruk.

Diketahui SPPG Dawuan Kaler ini di bawah Yayasan Bandung Barat Mania, mereka menyediakan 1845 porsi makanan basah untuk satuan pendidikan, serta 1.491 porsi makanan kering untuk ibu menyusui. Dengan begitu total makanan yang disediakan yakni 3.336 porsi per harinya.(fsh/cdp/ysp)

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline44 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional12 jam lalu