Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Siswa di Subang Minta Pemerintah Siapkan Transportasi Umum yang Layak untuk Berangkat ke Sekolah

M
Muhammad FaisalEditor: Yusup Suparman
|09:29 WIB
Bagikan:
Siswa di Subang Minta Pemerintah Siapkan Transportasi Umum yang Layak untuk Berangkat ke Sekolah

PASUNDANEKSPRES.ID - Siswa di salah satu SMA di Subang, Ika Oliviani berpendapat, kebijakan pelarangan penggunaan sepeda motor ke sekolah yang dibuat oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi itu memiliki dampak positif dan negatifnya.

Dari sisi positif, ia menilai kebijakan ini dapat melindungi siswa dari kecelakaan dan bahaya lainnya di jlan raya.

"Aturan ini bisa membuat siswa lebih aman karena banyak pelajar yang belum cukup umur untuk mengendarai motor dan belum punya SIM," ucapnya.

Selain itu, ia juga berpendapat apabila semua siswa membawa motor, jalan di sekitar sekolah jadi macet dan rawan kecelakaan.

"Dengan adanya larangan ini, suasana sekolah jadi lebih tertib dan lingkungan juga lebih bersih karena berkurang polusi asap kendaraan dan membuat banyak siswa/siswi jadi olahraga," ucapnya.

Ia menambahkan, kebijakan ini juga bisa mengajarkan siswa untuk tidak menyepelekan waktu karena mengandalkan menggunakan motor ke sekolah.

"Banyak yang sengaja datang siang karena mereka berpikir bisa cepat sampai. jadi dengan adanya aturan ini mereka jadi belajar caranya disiplin waktu dan olahraga pagi setelah turun dari angkutan ke lingkungan sekolah," ucapnya.

Satu sisi, banyak juga siswa yang merasa kesulitan, sebab tidak semua daerah punya transportasi umum yang mudah dijangkau.
"Ada yang rumahnya jauh dari sekolah, sehingga kalau tidak boleh pakai motor, harus berangkat lebih pagi supaya tidak terlambat," ucapnya.

Dirinya mengungkapkan, beberapa siswa bahkan merasa kendaraan umum yang ada saat ini tidak aman, ditambah lagi saat ini hampir jarang ditemi Angkot di Subang.

"Bahkan (Angkot) tidak ada yang menjangkau daerah-daerah yang jauh dari jalan raya, apalagi kalau harus ganti kendaraan lebih dari sekali," ucapnya.

Oleh sebab itu, ia berharap dalam menjalankan kebijakan ini pemerintah dapat memberikan trasnportasi umum yang layak untuk digunakan.

"Sebaiknya pemerintah dapat menyediakan transportasi khusus atau memiliki solusi jangka panjang untuk siswa yang jauh rumah nya dari sekolah agar siswa tetap bisa berangkat dengan aman dan tepat Waktu," ucapnya.


Mengenai perbandingan jumlah uang yang dikeluarkan antara menggunakan sepeda motor atau transportasi umum, ia mengatakan jumlahnya relatif tergantung Jarak yang ditempuh.

Ia mencontohkan biaya harian yang digunkannya Ketika menggunakan sepeda motor. Ika menyebut kira-kira uang dikeluarkan antara Rp10.000 sampai Rp15.000 untuk bensin pulang-pergi. Jika dalam sebulan atau 20 hari sekolah, totalnya sekitar Rp200.000 sampai Rp300.000 per bulan.

Sementara jika menggunakan angkutan umum, ongkosnya sekitar Rp10.000 sampai Rp20.000 per hari tergantung jarak yang ditempuh. Jika dikalikan sebulan makan jumlah ongkos yang dikeluarkan sekitar Rp200.000 sampai Rp400.000.

"Dari perbandingan itu, bisa disimpulkan bahwa biaya naik motor dan angkutan umum sebenarnya hampir sama, tapi kendaraan umum lebih aman dan mendukung aturan pemerintah yang melarang siswa membawa motor ke sekolah," ucapnya.

Apabila ingin konsisten memberlakukan kebijakan tersebut, Ika menyarankan agar dapat juga memberlakukan tarif belajar bagi angkutan umum yang dibarengi juga dengan penambahan kuantitas dan kualitas angkutan umum.

"Kalau ada tarif pelajar, biayanya juga bisa lebih murah karena dIwajarkan oleh beberapa supir untuk pelajar," ucapnya.(fsh/ysp)

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle2 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle4 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional5 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle6 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang6 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle6 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional7 jam lalu