Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

SUBANG DOELOE: KH Muhyidin Berjuang Ikut Pertahankan Kemerdekaan Indonesia

M
Muhammad FaisalEditor: Huba
|11:32 WIB
Bagikan:
SUBANG DOELOE: KH Muhyidin Berjuang Ikut Pertahankan Kemerdekaan Indonesia
PEJUANG: Sosok Ulama Pejuang dari Kabupaten Subang sekaligus Pendiri Pondok Pesantren Pagelaran, KH Muhyidin.

SUBANG-Masyarakat Kabupaten subang tentu sudah tidak asing lagi dengan salah satu ulama fenomenal ini, siapa lagi kalau bukan KH Muhyidin.

Pemilik Pondok Pesantren Pagelaran ini lahir di Garut pada tahun 1878. Ia adalah kakek dari Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Sosoknya juga dikenal sebagai ulama pejuang di tanah Sunda, khususnya di Kabupaten Jawa Barat.

Namun, dilansir dari situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, informasi perjuangan Muhyidin bisa dikatakan tidak banyak. Ditambah lagi dirinya jarang bercerita mengenai masa perang kemerdekaan kepada anak dan cucunya. Akhirnya, kisah kepahlawanannya sulit ditelusuri.

“Perjuangan yang dilakukan KH Muhyidin adalalah bentuk keikhlasan dan tidak berharap penghargaan,” kata Banin Muhyidin, seorang kerabat Muhyidin dikutip dari jabarprov.go.id, Kamis, 12 Agustus 2021.

Meskipun demikian, menurut Sejarawan Subang sekaligus Dosen Pendidikan Sejarah Institut Pangeran Dharma Kusuma Anggi A. Junaedi mengatakan, KH Muhyidin terlibat dalam peristiwa revolusi lewat pesantren yan didirikannya, Pondok Pesantren Pagelaran. 

Melalui pesantrennya, banyak santri yang kemudian ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pondok Pesantren Pagelaran I di Tanjung siang bahkan dijadikan markas Laskar Hizbullah atau Kaikyo Seinen Teishintai, mulai dari latihan mental, fisik, dan strategi perang.

“Ini berawal dari keikutsertaan KH Muhyiddin dalam pelatihan ulama yang diadakan Pemerintah Jepang. Latihan ini untuk memberikan ilmu kepada para ulama diluar ilmu keagamaan.   Dari sini, K. H. Muhyiddin banyak berjumpa dgn tokoh agama lainnya sehingga koneksi diantara para ulama terjalin.Termasuk saat pendirian Hizbullah pada tahun 1944,” ucapnya.

Berdasarkan naskah usulan calon pahlawan nasional, KH Muhyiddin masuk ke dalam Laskar Hizbullah. Kemungkinan beberapa santrinya pun ikut dalam keanggotaan.

Laskar Hizbullah mendapat pelatihan semi militer sehingga mereka siap tempur. Di masa revolusi, sekitar akhir 1945, K.H. Muhyiddin menjadikan Pesantren Pagelaran 1 sebagai pusat logistik dan pelatihan mental dan fisik.

“Ini sebagai langkah bersiap karena sekutu tiba ke Jakarta dengan memboncengi NICA. Prediksi para ulama dan tokoh nasional, mereka akan menjajah kembali dan ternyata prediksi tersebut benar. Apalagi ketika resolusi jihad diserukan KH Asyari, para ulama semakin sepakat membentuk front pertahanan di masing lokasi perjuangan, termasuk Subang Selatan,” ucapnya.

Subang menjadi incaran Belanda karena memiliki lapangan udara Kalijati sehingga pertempuran sering terjadi di Subang, termasuk Subang Selatan. Pasukan Belanda yang datang dari arah Bandung seringkali bertemu dan bertempur dengan pasukan KH Muhyiddin.

Namun, dalam perjuangan meraih kemerdekaan ini, ia sempat mendapatkan ujian. Salah seorang putranya, Kiai Edeng Abdurohim, gugur dalam peristiwa Bandung Lautan Api. Momen perjuangan itu terjadi pada masa revolusi, sekitar tahun 1946.(fsh/ysp)

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline2 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline2 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline2 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle4 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle6 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle7 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle8 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional8 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle9 jam lalu
SUBANG DOELOE: KH Muhyidin Berjuang Ikut Pertahankan Kemerdekaan Indonesia | Pasundan Ekspres