Subang Youthpraneur Summit 2025, Ikhtiar Pemkab Bangun Ekosistem Wirausaha Muda

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) menginisiasi Subang Youthpraneur Summit tahun 2025 di Aula BP4D, Senin (6/10/2025).
Subang Youthpraneur Summit ini menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk membangun jejaring, berbagi ide, dan memperkuat semangat kewirausahaan di daerah.
Subang Youthpraneur Summit bukan sekadar forum pelatihan, melainkan wadah kolaborasi yang mempertemukan para wirausaha muda dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM.
Tahun ini menjadi penyelenggaraan kedua sejak program tersebut digagas pertama kali, menunjukkan komitmen Pemda Subang dalam menumbuhkan ekosistem wirausaha yang berkelanjutan.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta terpilih yang sebagian besar telah memiliki usaha di berbagai bidang, mulai dari kuliner, fesyen, hingga produk kreatif berbasis digital lainnya.
Terlihat para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang dikemas interaktif dengan menghadirkan narasumber inspiratif dari kalangan Local Enabler.
Menurut Kepala BP4D Subang Iwan Syahrul, kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun para wirausaha muda dengan menginisiasi sebuah ekosistem berwirausaha.
“Kami ingin Subang memiliki ekosistem wirausaha yang hidup dan dinamis, di mana anak muda menjadi motor penggeraknya,” ujarnya.
Subang Youthpraneur Summit ini membangun jaringan antara wirausaha muda dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha lainnya, serta menciptakan komunitas yang lebih kuat.
Ia mengungkapkan, pemerintah daerah akan mengembangkan para pengusaha muda yang mulai merintis usahanya ke networking.
"Maka networking yang akan dipertemukan pertama dengan pemerintah daerah yang membina, lalu dihadirkan ada dari dinas peternakan, DKUPP, Pertanian, dan bidang Kepemudaan dari Disparpora Subang," ungkapnya.
Selain itu, para narasumber yang dihadirkan tidak hanya memberikan materi teoretis, tetapi juga berbagi pengalaman nyata tentang perjalanan bisnis mereka, mulai dari proses membangun ide, menghadapi tantangan, hingga strategi untuk mempertahankan usaha di tengah kompetisi yang ketat.
Hal itu memberikan wawasan baru bagi peserta untuk menumbuhkan mental tangguh dan berpikir solutif dalam menghadapi berbagai kendala.
"Maka pemerintah juga dapat memberikan perhatian lebih kepada wirausaha muda tanpa harus selalu menunggu intervensi," tegasnya.
Iwan berharap, acara ini dapat berkelanjutan dengan pertemuan-pertemuan selanjutnya untuk memperkuat komunitas wirausaha muda di Subang, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan mempersiapkan mereka menghadapi persaingan.
Dengan terselenggaranya Subang Youthpraneur Summit 2025, kedepan dapat lahir generasi muda Subang yang tidak hanya kreatif dan mandiri, tetapi juga mampu membawa semangat inovasi untuk menjadikan Subang sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif di Jawa Barat.(znl/ysp)
