Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

UNPAR Jadi Tuan Rumah Kongres ke-43 APTIK, Bahas Strategi Baru Hadapi Tantangan Pendidikan Tinggi

R
Rian AlfianEditor: Indrawan Setiadi
|11:29 WIB
Bagikan:
UNPAR Jadi Tuan Rumah Kongres ke-43 APTIK, Bahas Strategi Baru Hadapi Tantangan Pendidikan Tinggi
Suasana pembukaan Kongres ke-43 APTIK di Gedung Pusat Pembelajaran Arntz-Geize (PPAG) ll, Kampus Unpar, Kota Bandung, Kamis (5/3). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Kongres ke-43 Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK) resmi dibuka di Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Bandung, Kamis (5/3). Forum yang berlangsung hingga Sabtu, 7 Maret 2026 itu diikuti 81 peserta dari berbagai perguruan tinggi Katolik di Indonesia.

Peserta kongres terdiri atas 30 pengurus yayasan anggota APTIK, 29 pimpinan perguruan tinggi anggota, 8 pengawas dan pengurus APTIK, 7 orang dari jaringan, gugus tugas maupun tim ad hoc, serta 7 undangan.

Kongres tahun ini mengusung tema “Menggambar Peta Harapan Bersama: Pendidikan Tinggi Katolik sebagai Ruang Iman, Akal Budi, dan Tanggung Jawab Sosial dalam Menghadapi Kerapuhan Zaman.”

Tema tersebut menegaskan peran perguruan tinggi Katolik sebagai ruang pembentukan manusia seutuhnya yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman iman, ketajaman akal budi, serta kepedulian sosial.

Ketua APTIK, Prof. B.S. Kusbiantoro mengatakan kongres tahunan ini menjadi forum untuk menyampaikan laporan kegiatan sekaligus merumuskan rencana organisasi ke depan.

Tahun ini, kata dia, kongres memiliki arti khusus karena bertepatan dengan pembaruan rencana strategis organisasi dan pergantian pengurus.

“Kami tiap tahun mengadakan kongres. Kongres itu biasanya memuat laporan kegiatan tahunan dan pengajuan program untuk tahun berikutnya,” katanya kepada Jabar Ekspres sesuai membuka kongres.

“Kebetulan tahun ini renstra lima tahunan kami habis dan diperbarui oleh renstra yang baru. Pengurus yang masa tugasnya tiga tahunan juga habis dan diganti pengurus baru,” kata Kusbiantoro.

Menurut dia, sejak awal berdirinya, APTIK menjadi wadah kolaborasi bagi perguruan tinggi Katolik yang memiliki keterbatasan sumber daya jika berjalan sendiri-sendiri.

“Pendidikan tinggi itu penting, tetapi masing-masing perguruan tinggi memiliki keterbatasan sumber daya. Karena itu mereka berkumpul untuk saling membantu, saling mengisi, saling melengkapi, bersinergi, dan berkolaborasi,” ujarnya.

Dia menambahkan perguruan tinggi Katolik juga menghadapi tantangan nilai di tengah perubahan sosial yang cepat. Karena itu, institusi pendidikan Katolik perlu terus mengevaluasi diri agar tetap berpegang pada etika dan nilai yang menjadi dasar pendidikannya.

“Kami menghadapi tantangan bagaimana mengingat kembali kepantasan, kepatutan, dan etika yang dahulu dianggap penting,” ucapnya.

“Ini kesempatan bagi kami untuk kembali mengevaluasi diri karena kami adalah perwakilan Katolik yang memiliki nilai-nilai yang ingin kami perkuat kembali,” kata dia.

Rektor UNPAR, Prof. Tri Basuki Joewono menyambut penyelenggaraan kongres di kampusnya. Dia menilai, momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi Katolik dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi.

“Sebagai tuan rumah kami menyambut baik karena UNPAR juga menjadi salah satu anggota APTIK yang terlibat sejak awal. Kesempatan ini menjadi ruang untuk merefleksi bagaimana menata langkah kolaborasi agar pelayanan tridarma menjadi lebih bernilai dan berdampak,” ujarnya.

Menurut Tri Basuki, tema kongres sejalan dengan upaya perguruan tinggi Katolik untuk menjawab tantangan pendidikan di tengah berbagai kerentanan sosial.

“Kami ingin bersama-sama menjawab tantangan pendidikan dan mengisi celah yang ada, terutama bagaimana menguatkan peran perguruan tinggi di tengah zaman yang mengalami banyak kerentanan,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Kongres ke-43 Ake-4, Catharina Badra Nawangpalupi berharap forum tersebut dapat mempererat kerja sama antarperguruan tinggi Katolik sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta kongres akan mengikuti berbagai sesi refleksi dan diskusi untuk merumuskan rekomendasi strategis, termasuk arah baru organisasi melalui pembaruan rencana strategis APTIK.

“Harapannya kongres ini semakin mempererat dan mempercepat gerak langkah bersama perguruan tinggi Katolik,” ujarnya.

“Sehingga kualitasnya meningkat dan memberi dampak kepada masyarakat yang lebih luas,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional7 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline7 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline11 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle13 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle14 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional15 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle15 jam lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline16 jam lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline16 jam lalu