Usung Tema Sarasa Sadesa, KAHMI Subang Gelar Santunan Anak Yatim Hingga Tanam Bibit Pohon

PASUNDANEKSPRES.ID – Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Subang kembali turun ke masyarakat lewat kegiatan bertajuk KAHMI Bergerak dengan tema “Sarasa Sadesa”.
Kegiatan yang digelar di Desa Pangarengan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, pada Sabtu (8/11/2025) tu diisi dengan santunan anak yatim, bakti sosial, dan penanaman bibit pohon.
Ketua Harian Presidium KAHMI Subang, Nurtajudin, M.Pd mengatakan, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial alumni HMI terhadap masyarakat di tingkat desa.
“Selain bakti sosial berupa kebersihan dan penanaman pohon, kami juga menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim di desa ini,” ujar Nurtajudin.
Puluhan anak yatim menerima bantuan dalam acara yang berlangsung di aula kantor Desa Pangarengan. Sementara kegiatan penanaman pohon dilakukan di lahan sekitar desa, sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Subang, Rahmat Efendi, yang hadir mewakili Bupati Subang, menyampaikan apresiasi atas langkah sosial yang dilakukan KAHMI.
“Pemerintah daerah membutuhkan mitra dan pengimbang dalam menjalankan pembangunan. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa KAHMI peduli dan hadir untuk masyarakat,” kata Rahmat.
Ia menambahkan, Pemkab Subang terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur, meski dihadapkan pada tantangan berupa pemotongan anggaran dari pemerintah pusat.
Kepala Desa Pangarengan, Atifah Noorlaela, menyampaikan terima kasih kepada KAHMI Subang atas kegiatan sosial tersebut. “Kami berterima kasih kepada KAHMI yang telah membantu warga kami, khususnya para anak yatim yang membutuhkan uluran tangan,” ucap Atifah.
Ia juga memaparkan perkembangan pembangunan di desanya, sambil berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih bagi salah satu dusun yang masih terisolasi.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua KPU Subang, Abdul Muhyi, sebagai narasumber kegiatan. Dalam paparannya, Abdul Muhyi menjelaskan tentang pendidikan pemilih terkait kepemiluan dan pemilihan khusus.
Program ini selaras dengan yang sedang dijalan oleh KPU Subang yaitu tentang pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PPDB) dalam rangka menciptakan data pemilih yang lebih berkualitas pada pemilu dan pilkada mendatang.
Pria yang juga alumni HMI Subang ini menegaskan pentingnya peran KAHMI dalam mendukung pembangunan masyarakat.
“Pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. KAHMI punya jaringan luas di berbagai lembaga, dan bisa menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat dengan pemerintah,” ujarnya.
Kegiatan KAHMI Bergerak ini merupakan program perdana yang akan digelar secara berkelanjutan dari desa ke desa. Melalui semangat “Sarasa Sadesa”, KAHMI Subang berupaya hadir sebagai kekuatan moral yang menggabungkan nilai pengabdian, kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan dalam satu gerak bersama masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi penyambung antara masyarakat dengan pemerintah, mempererat sinergi dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. (rls)
