Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kekerasan Berkobar di UCLA ketika Polisi Mengakhiri Protes di Columbia

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:10 WIB
Bagikan:
Kekerasan Berkobar di UCLA ketika Polisi Mengakhiri Protes di Columbia
Kekerasan Berkobar di UCLA ketika Polisi Mengakhiri Protes di Columbia (Image From: SaltWire)

PASUNDAN EKSPRES - Kekerasan berkobar di UCLA ketika polisi mengakhiri protes di Columbia. Tegangan yang meningkat di berbagai kampus di Amerika Serikat mencapai puncaknya pada hari Rabu, (1/5/2024), ketika para pendukung pro-Israel menyerang perkemahan demonstran pro-Palestina di UCLA.

Insiden tersebut terjadi beberapa jam setelah polisi menangkap para aktivis yang menduduki sebuah gedung di Universitas Columbia dan membersihkan tenda-tenda kampus mereka.

Kekerasan Berkobar di UCLA ketika Polisi Mengakhiri Protes 

Video yang diambil oleh seorang saksi mata dari University of California di Los Angeles (UCLA), menunjukkan sekelompok orang yang menggunakan tongkat atau galah untuk memukul papan kayu yang digunakan sebagai barikade darurat untuk melindungi para demonstran pro-Palestina. Kejadian ini terjadi sebelum polisi akhirnya dipanggil ke kampus.

Pada hari Rabu kemarin, universitas memutuskan untuk membatalkan kelas-kelas, dan Rektor UCLA, yaitu Gene Block mengatakan bahwa pihak kampus akan melakukan investigasi yang berpotensi mengarah pada penangkapan, pengusiran, dan pemecatan.

Dalam pernyataannya, Block menyebut serangan terhadap demonstran pro-Palestina sebagai tindakan mengerikan. Serangan ini terjadi beberapa jam setelah perkemahan demonstran tersebut dinyatakan melanggar hukum oleh UCLA. Block juga menyebut pelaku serangan sebagai sekelompok penghasut.

Karen Bass yang merupakan Walikota Los Angeles memutuskan untuk kembali ke kota lebih awal dari kunjungannya ke Washington. Ia mengeluarkan pernyataan terpisah yang mengutuk kekerasan yang terjadi semalam dan mendesak dilakukannya penyelidikan.

BACA JUGA: Universitas Columbia Hentikan Demonstran pro-Palestina setelah Perundingan Pembubaran Kamp Gagal

BACA JUGA: Momen 29 April: Anniversary Pernikahan Kate Middleton dan Pangeran William

Sementara itu, hal yang sama dilakukan oleh Gubernur California, Gavin Newsom yang juga mengeluarkan pernyataan terpisah yang mengutuk kekerasan tersebut dan menyerukan dilakukannya penyelidikan.

Departemen Kepolisian Los Angeles dan pihak universitas tidak memberikan jawaban atas pertanyaan dari Reuters terkait apakah ada penangkapan yang dilakukan dalam konfrontasi tersebut. Konfrontasi dimulai sekitar pukul 23.00 waktu setempat dan berlangsung selama dua atau tiga jam.

Di New York City, puluhan polisi dengan helm dan perlengkapan taktis menangkap para demonstran pro-Palestina yang menduduki Hamilton Hall, sebuah gedung akademis di Universitas Columbia.

Menurut Walikota Eric Adams, polisi telah menangkap sekitar 300 orang di Universitas Columbia dan City College of New York. Banyak dari mereka yang ditangkap dihadapkan dengan tuduhan melakukan pelanggaran masuk tanpa izin dan tindak kriminal lainnya.

Bentrokan yang terjadi di UCLA dan di New York merupakan bagian dari aksi aktivisme mahasiswa di Amerika Serikat yang paling besar sejak unjuk rasa dan pawai anti-rasisme yang terjadi pada tahun 2020.

Aksi protes ini terjadi setelah serangan yang terjadi pada tanggal 7 Oktober di Israel selatan oleh militan Hamas dari Jalur Gaza, serta serangan Israel terhadap daerah kantong Palestina.

(ipa)

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline8 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle9 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang10 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional12 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle13 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional14 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline15 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline16 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle17 jam lalu