Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Netanyahu Bersumpah 'Kemenangan Total' di Gaza dan Mengecam Pengunjuk Rasa di AS

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:10 WIB
Bagikan:
Netanyahu Bersumpah 'Kemenangan Total' di Gaza dan Mengecam Pengunjuk Rasa di AS
Netanyahu Bersumpah 'Kemenangan Total' di Gaza dan Mengecam Pengunjuk Rasa di AS (Image From: WHYY)

PASUNDAN EKSPRES - Dalam pidatonya, Netanyahu bersumpah kemenangan total di Gaza dan mengecam pengunjuk rasa di AS.

Dalam sebuah pidato di hadapan Kongres AS pada hari Rabu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk meraih "kemenangan total" dalam melawan kelompok Hamas. Dalam pidatonya, Netanyahu juga mengecam para penentang perang Amerika di Gaza sebagai "orang bodoh".

Netanyahu Bersumpah 'Kemenangan Total' di Gaza 

Sikap Netanyahu yang agresif dalam pidatonya ini bertolak belakang dengan harapan pemerintahan Biden bahwa kunjungan Netanyahu akan menghasilkan kemajuan dalam negosiasi untuk mengakhiri pertempuran yang sedang berlangsung.

Dalam pidato kenegaraannya di hadapan rapat gabungan Kongres, Perdana Menteri Netanyahu berusaha menekankan hubungan yang sudah terjalin lama dan erat antara Amerika Serikat dan Israel. Namun, alih-alih mempererat hubungan, pidato tersebut justru memperparah perpecahan dalam masyarakat Amerika yang diakibatkan oleh konflik di Gaza.

Puluhan anggota parlemen Partai Demokrat memboikot pidato Netanyahu sebagai bentuk penolakan mereka terhadap perang. Di luar Gedung Kongres, ribuan pengunjuk rasa juga mengutuk perang dan krisis kemanusiaan yang terjadi akibat konflik tersebut.

Beberapa protes yang berlangsung di dekat Gedung Kongres saat pidato Netanyahu berlangsung, telah berubah menjadi ricuh. Salah satu kejadian terjadi di Union Station, yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari gedung Capitol yang dijaga ketat.

BACA JUGA: Pidato Joe Biden: Saya Putuskan Menyerahkan Obor, Itulah Cara Terbaik Menyatukan Bangsa

BACA JUGA: Tank-tank Israel Bergerak Maju Lebih Dalam ke Gaza, sebabkan Penduduk Melarikan Diri

Di sana, para demonstran melakukan tindakan vandalisme, mencoret-coret patung marmer dan mengganti bendera Amerika dengan bendera Palestina.

Situasi semakin memanas ketika petugas keamanan yang berpatroli di sekitar area Gedung Kongres terlibat perkelahian dengan para demonstran. Petugas mengayunkan pentungan dan menyemprotkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan.

Dalam pidato yang berlangsung hampir satu jam di hadapan rapat gabungan Kongres, Perdana Menteri Netanyahu disambut dengan tepuk tangan meriah dari banyak anggota parlemen AS. Namun, banyak anggota Partai Demokrat tetap bersikap tenang dan diam.

Dalam pidatonya, Netanyahu menegaskan bahwa Amerika Serikat memiliki kepentingan yang sama dengan Israel dalam perjuangannya melawan Hamas dan kelompok-kelompok bersenjata yang didukung oleh Iran.

“Amerika dan Israel harus berdiri bersama. Ketika kita bersatu, sesuatu yang sangat sederhana akan terjadi: Kita menang, mereka kalah,” kata Netanyahu, dikutip dari AP News, Kamis (25/7). 

Setelah sebelumnya menerima sambutan meriah, Netanyahu kemudian mengubah nada pidatonya menjadi lebih sinis dan kritis.

Ia mencemooh para demonstran yang melakukan protes terhadap perang Israel di kampus-kampus dan tempat lain di Amerika Serikat. Ia menyebut para pengunjuk rasa tersebut sebagai "orang-orang bodoh yang berguna" bagi musuh-musuh Israel.

Dalam pidatonya, Netanyahu tidak menyinggung secara langsung upaya mediasi yang dipimpin oleh Amerika Serikat selama beberapa bulan terakhir untuk mencapai gencatan senjata dan pembebasan tawanan.

Pernyataannya tidak secara tegas menutup pintu untuk mencapai kesepakatan perdamaian. Namun, ia juga tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa ia memang menginginkan adanya kesepakatan tersebut. 

(ipa)

Berita Terbaru

Lengkap! Daftar Destinasi Wisata Bisnis di Subang Per September 2026, Bisa untuk Meeting hingga Kunjungan Kerja

Lengkap! Daftar Destinasi Wisata Bisnis di Subang Per September 2026, Bisa untuk Meeting hingga Kunjungan Kerja

Subang1 jam lalu
GIIAS Bandung 2026 Resmi Berakhir, 25.170 Pengunjung Padati Pameran Otomotif Jawa Barat

GIIAS Bandung 2026 Resmi Berakhir, 25.170 Pengunjung Padati Pameran Otomotif Jawa Barat

Nasional2 jam lalu
Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Ini Tempat Wisata untuk Investor di Subang

Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Ini Tempat Wisata untuk Investor di Subang

Jawa Barat3 jam lalu
Polres Subang Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Polres Subang Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Headline5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Lifestyle5 jam lalu
Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Lifestyle6 jam lalu
Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle7 jam lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline18 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle19 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang20 jam lalu