Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Audiensi dengan Wabup, Bela Purwakarta Usul Ada Anggaran BTT Non-kebencanaan

E
EgiEditor: Egi
|19:14 WIB
Bagikan:
Audiensi dengan Wabup, Bela Purwakarta Usul Ada Anggaran BTT Non-kebencanaan
Bela Purwakarta menyampaikan usulan kebijakan anggaran biaya tidak terduga (BTT) non-kebencanaan saat audiensi dengan Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin.(Adam SUmarto/Pasudnan Ekspres)

PURWAKARTA-Wadah berbagai komunitas dan organisasi Bela Purwakarta menyampaikan usulan kebijakan anggaran biaya tidak terduga (BTT) non-kebencanaan.

Hal tersebut disampaikan pada saat audiensi dengan Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin yang digelar di Aula Janaka Komplek Pemkab Purwakarta, Ahad (16/3).

Koordinator Bela Purwakarta Aa Komara mengatakan, anggaran BTT Non-kebencanaan ini nantinya bisa digunakan untuk Pos Purwakarta Reaksi Cepat. Sehingga, ada semacam biaya reaksi cepat untuk penanganan sosial, kemanusiaan, kesehatan dan perbaikan infrastruktur.

Aa mencontohkan, pada 2019 ada Nata Sutisna, warga Desa Selaawi, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta yang mendapatkan beasiswa pendidikan ke Tunisia namun tak memiliki biaya tiket pesawat. Maka dilakukanlah penggalangan dana. 

"Ini lah pentingnya BTT Non-kebencanaan sebagai support system yang kami usulkan melalui audiensi ini. Alhamdulillah, saat ini Nata sudah sukses dan sedang disibukkan dengan program Voice of Istiqlal," kata Aa.

Kemudian, pada 2021, sebanyak delapan warga Purwakarta terjebak proyek fiktif di NTT dan kesulitan untuk pulang. 

"Kami bergerak cepat dengan meminta bantuan ke bupati saat itu. Kami pun diarahkan ke Disnaker dan Dinsos, tapi jawabannya tidak ada anggaran. Hingga ada solusi dari Baznas yang siap membiayai kepulangan delapan warga tersebut," ujarnya.

Adapula, pelaku UMKM Purwakarta yang Go Internasional mengikuti bazar di Brunei Darussalam. Ini momen prestisius mengenalkan Purwakarta di kancah internasional. Akan tetapi tidak ada biaya tiket pesawat, padahal dari panitia sudah menyiapkan akomodasi seperti penginapan dan konsumsi.

"Lagi-lagi pemkab tidak punya support system anggaran. Akhirnya kelompok UMKM tersebut dikoordinir oleh Ponpes Al-Muhajirin hingga bisa berangkat. Di sana benar-benar diistimewakan. Produk Purwakarta juga berpotensi masuk ke waralaba pertokoan di sana," ucap Aa. 

Contoh lainnya, ada 10 penari Sanggar Ligar Purwakarta yang menjadi delegasi Indonesia tampil di event Festival Warisan Nusantara di Penang Malaysia   pada 2023. 

"Lagi-lagi terbentur biaya tiket pesawat. Akhirnya door to door dan dibantu Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau Apdesi, hingga akhirnya bisa berangkat dan mengharumkan nama Indonesia juga Purwakarta di sana," katanya.

Aa juga menyebutkan, Situ Buleud sebagai ikon Purwakarta kerap mendapatkan kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri. Tapi kondisinya kurang terawat. Ketika ada turis mancanegara, Satpol PP lah yang menyambutnya meski cukup kesulitan dalam berkomunikasi.

"Ada juga pengunjung yang saat melakukan jogging terjatuh dan cedera karena jogging track-nya berlubang. Sayangnya petugas medis tak ada yang standby. Petugas Satpol PP yang harus multitasking dan diandalkan," ujarnya.

Dengan demikian, kata Aa, Bela Purwakarta merekomendasikan penempatan tourist guide atau pemandu wisata dan petugas medis. aa juga mengusulkan berdirinya Tourism Center yang siap menginformasikan berbagai keunggulan dan sejarah Purwakarta.

"Ide usulan anggaran BTT Non-kebencanaan ini didapat usai berkoordinasi dengan DPRD dan DPKAD dan diketahui ada BTT tapi khusus kebencanaan. Maka dari itu kami berinisiatif mengusulkan anggaran BTT Non-kebencanaan," ucap Aa.

Mendengar usulan tersebut, Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin mengapresiasi. Dia juga mengaku bangga ada satu wadah yang beranggotakan ratusan organisasi dan komunitas bernama Bela Purwakarta.

"Kami sangat mengapresiasi. Kami juga siap menampung masukan dari Bela Purwakarta terkait usulan anggaran BTT Non-kebencanaan ini. Nanti akan Abang Ijo sampaikan kepada Om Zein," kata Abang Ijo Hapidin.

"Insyaallah, ke depan akan diadakan pertemuan lanjutan dengan Bela Purwakarta bertempat di rumah Abang Ijo. Kita sharing lebih santai lagi mengingat masukan-masukannya sangat baik," ujarnya.(add)

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline7 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle8 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang9 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional11 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle12 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional13 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline13 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline15 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle16 jam lalu