Dedi Mulyadi Ambil Langkah Tegas Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di Jabar

PASUNDANEKSPRES - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan komitmennya untuk menindak tegas seluruh aktivitas penambangan di kawasan perbukitan Kampung Cikuya, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.
Pasalnya, kegiatan penambangan ilegal dinilai berpotensi memicu terjadinya bencana. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima laporan terkait aktivitas tersebut dan telah menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan pemeriksaan.
"Saya sudah terima informasi itu. Kepala Satpol PP dan Kepala Dinas ESDM Jawa Barat, sudah saya minta agar mereka segera turun lapangan langsung," kata Dedi, Selasa (20/1/2026).
Dedi menyampaikan bahwa dirinya telah menugaskan Kepala Satpol PP serta Kepala Dinas ESDM Jawa Barat untuk menghentikan aktivitas penambangan tersebut. Ia menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik penambangan ilegal yang berpotensi menimbulkan bencana.
"Hentikan apabila kegiatan itu ilegal. Apabila kegiatan itu legal, tetapi memiliki potensi bencana, saya tetap meminta kegiatan itu dihentikan," kata dia.
Dedi turut mengajak masyarakat setempat, Kepala Desa Lagadar, Camat Margaasih, serta Bupati Bandung untuk bersama-sama mencegah terjadinya potensi bencana. Ia menegaskan bahwa penutupan aktivitas penambangan ilegal harus dilakukan secara kolektif dan tidak dapat hanya mengandalkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Kepada masyarakat, kades, camat, Bupati Bandung harus ikut serta menangani berbagai peristiwa khususnya yang berpotensi menimbulkan bencana," ucap dia.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Jawa Barat Tulus Arifan menyampaikan bahwa tim gabungan Satpol PP dan Dinas ESDM Jawa Barat masih melakukan pemeriksaan di lokasi. Saat ini, pihaknya tengah menghimpun data terkait aktivitas tersebut.
"Tim-tim dari Satpol dan Dinas ESDM Jawa Barat sedang mengumpulkan bahan dan keterangan mengenai aktivitas penambangan," ucap Tulus.
Sebagai informasi, berdasarkan rekaman video yang beredar di sejumlah media sosial, tampak beberapa unit ekskavator tengah melakukan aktivitas penambangan galian C. Video tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari masyarakat yang meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk mengambil tindakan.
