Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Drainase Buruk, Jalan Provinsi Depan Pasar Panorama Lembang Tergenang Banjir

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|06:45 WIB
Bagikan:
Drainase Buruk, Jalan Provinsi Depan Pasar Panorama Lembang Tergenang Banjir
Pengendara terpaksa menerobos banjir di jalan Raya Lembang-Bandung depan Pasar Panorama Lembang, Senin (29/9).(Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres)

BANDUNG BARAT-Hujan deras mengguyur kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menyebabkan banjir di sekitar kawasan Pasar Panorama Lembang, Senin (29/9/2025).

Dengan ketinggian air mencapai lebih dari 30 cm, mengakibatkan lalu lintas di jalan Panorama dari arah Subang menuju Kota Bandung macet.

Para pengendara motor dan mobil terpaksa menunggu genangan agak menurun.

Ada pula sebagian kendaraan yang memaksa melintas, akhirnya mogok di tengah jalan sehingga terpaksa didorong.

Wawan (30) seorang warga Lembang mengatakan, air langsung menggenang begitu hujan deras mengguyur.

Air tak mampu ditampung drainase di sekitaran kawasan Pasar Panorama Lembang.

"Banjir itu pas hujan deras, lebih dari 30 centimeter ketinggiannya. Kalau sekarang setelah hujannya reda sudah mulai agak surut," ucap wawan kepada Pasundan Ekspres.

Ia mengatakan banjir di sekitaran Pasar Panorama Lembang kerap terjadi berulang tatkala hujan deras mengguyur.

"Bukan hal baru tiap hujan deras juga pasti banjir disini, tapi sekarang lumayan cepat surutnya," pungkasnya.

Saat dikonfirmasi Camat Lembang Drs. Bambang, Eko Setyowahjudi menyebut, bahwa sebelumnya pengerukan sudah dilaksanakan oleh Dinas PUTR Kabupaten Bandung Barat, namun hal itu belum memberikan hasil maksimal.

"Sudah ada pekerjaan dari kabupaten, tapi genangan masih terjadi. Kami perlu intervensi langsung dan menyeluruh," katanya.

Sebagai langkah teknis, pihaknya akan memfungsikan kembali Peta Jalur Air di wilayah Kecamatan Lembang.

Peta tersebut memuat alur limpasan dari kawasan atas hingga titik-titik hilir yang selama ini menjadi lokasi genangan.

"Kami akan petakan kembali jalur-jalur air sesuai dengan peta jalur yang sudah ada sebagai dasar penataan dan pengawasan," ujarnya.

Bambang menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menunggu situasi memburuk. tetapi memantau langsung titik-titik genangan dan mengidentifikasi sumber permasalahan.

"Kami bergerak sekarang. Tidak ada alasan untuk menunda. Ini soal kenyamanan dan keselamatan warga," punkasnya.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional33 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu