Drainase Buruk, Jalan Provinsi Depan Pasar Panorama Lembang Tergenang Banjir

BANDUNG BARAT-Hujan deras mengguyur kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menyebabkan banjir di sekitar kawasan Pasar Panorama Lembang, Senin (29/9/2025).
Dengan ketinggian air mencapai lebih dari 30 cm, mengakibatkan lalu lintas di jalan Panorama dari arah Subang menuju Kota Bandung macet.
Para pengendara motor dan mobil terpaksa menunggu genangan agak menurun.
Ada pula sebagian kendaraan yang memaksa melintas, akhirnya mogok di tengah jalan sehingga terpaksa didorong.
Wawan (30) seorang warga Lembang mengatakan, air langsung menggenang begitu hujan deras mengguyur.
Air tak mampu ditampung drainase di sekitaran kawasan Pasar Panorama Lembang.
"Banjir itu pas hujan deras, lebih dari 30 centimeter ketinggiannya. Kalau sekarang setelah hujannya reda sudah mulai agak surut," ucap wawan kepada Pasundan Ekspres.
Ia mengatakan banjir di sekitaran Pasar Panorama Lembang kerap terjadi berulang tatkala hujan deras mengguyur.
"Bukan hal baru tiap hujan deras juga pasti banjir disini, tapi sekarang lumayan cepat surutnya," pungkasnya.
Saat dikonfirmasi Camat Lembang Drs. Bambang, Eko Setyowahjudi menyebut, bahwa sebelumnya pengerukan sudah dilaksanakan oleh Dinas PUTR Kabupaten Bandung Barat, namun hal itu belum memberikan hasil maksimal.
"Sudah ada pekerjaan dari kabupaten, tapi genangan masih terjadi. Kami perlu intervensi langsung dan menyeluruh," katanya.
Sebagai langkah teknis, pihaknya akan memfungsikan kembali Peta Jalur Air di wilayah Kecamatan Lembang.
Peta tersebut memuat alur limpasan dari kawasan atas hingga titik-titik hilir yang selama ini menjadi lokasi genangan.
"Kami akan petakan kembali jalur-jalur air sesuai dengan peta jalur yang sudah ada sebagai dasar penataan dan pengawasan," ujarnya.
Bambang menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menunggu situasi memburuk. tetapi memantau langsung titik-titik genangan dan mengidentifikasi sumber permasalahan.
"Kami bergerak sekarang. Tidak ada alasan untuk menunda. Ini soal kenyamanan dan keselamatan warga," punkasnya.(ijr/sep)
