Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kang Dedi Mulyadi Pastikan Pajak Kendaraan Tidak Mengalami Kenaikan, Kendaraan Pelat Kuning akan Diberi Keringanan!

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|18:33 WIB
Bagikan:
Kang Dedi Mulyadi Pastikan Pajak Kendaraan Tidak Mengalami Kenaikan, Kendaraan Pelat Kuning akan Diberi Keringanan!
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa seluruh layanan pemerintahan telah kembali beroperasi secara normal sejak 2 Januari 2026.

Hal ini juga berlaku untuk layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 tidak terdapat kenaikan tarif PKB untuk kendaraan pribadi.

Besaran pajak tersebut tetap sama seperti yang berlaku pada 2025. Ia juga menegaskan bahwa tarif BBNKB tidak mengalami perubahan.

“Untuk pajak kendaraan bermotor pribadi, tidak ada kenaikan. Tetap sama seperti tahun 2025. Dan BBNKB juga tidak naik,” ujar Kang Dedi Mulyadi pada akhir pekan ini.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan insentif pajak bagi kendaraan berpelat kuning. Untuk angkutan penumpang, tarif pajak yang pada 2025 berada di angka 60 persen diturunkan menjadi 30 persen.

Sementara itu, angkutan barang yang sebelumnya dikenakan tarif pajak penuh sebesar 100 persen, pada tahun 2026 ditetapkan menjadi 70 persen.

KDM juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh wajib pajak di Jawa Barat yang telah patuh memenuhi kewajiban membayar PKB.

Ia menilai, kepatuhan tersebut memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Jawa Barat.

“Jalan-jalan di Jawa Barat semakin baik, lebih lebar, dilengkapi trotoar, taman, penerangan jalan umum, drainase, hingga CCTV. Ini bukan karya pribadi, tetapi hasil kontribusi seluruh masyarakat Jawa Barat yang taat membayar pajak kendaraan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa dukungan dari penerimaan pajak membuat Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki kapasitas fiskal yang memadai untuk terus melanjutkan pembangunan di berbagai sektor sepanjang tahun 2026.

“Dalam kondisi apa pun, tahun 2026 kita akan terus membangun Jawa Barat,” ujarnya.

“Jangan sampai kendaraan bagus dan gagah di jalan, tapi pajaknya tidak dibayar. Mari sama-sama bertanggung jawab,” katanya.

Sebelumnya, KDM telah mengumumkan target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp30,1 triliun.

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline21 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga39 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline58 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu