Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mahasiswa UBP Karawang Gagas Tong Komposter Optimalkan Limbah Pertanian

A
AsepEditor: Huba
|07:55 WIB
Bagikan:
Mahasiswa UBP Karawang Gagas Tong Komposter Optimalkan Limbah Pertanian
AKSELERASI: Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan Karawang memaparkan perancangan Tong komposter sederhana, sebagai upaya optimalisasi pemanfaatan limbah pertanian dan limbah rumah tangga.

KARAWANG-Sekelompok mahasiswa Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang melaksanakan program kerja bertajuk “Perancangan Tong Komposter Sederhana sebagai Upaya Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Pertanian dan Limbah Rumah Tangga” di Desa Pulosari, Kabupaten Karawang.

Mahasiswa KKN UBP Karawang, Ai Siti Rahmah mengatakan, program ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan, terutama dalam menjawab persoalan limbah pertanian yang melimpah di wilayah tersebut.

“Desa Pulosari memiliki potensi pertanian yang besar, tetapi limbahnya sering kali dibiarkan begitu saja. Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat mengubah limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujar Ai Siti.

Desa Pulosari memang dikenal sebagai salah satu desa agraris dengan hasil pertanian yang melimpah. Namun, di balik potensi tersebut, terdapat persoalan serius berupa tumpukan limbah pertanian yang belum dikelola secara maksimal.

Selain limbah pertanian, warga juga menghasilkan limbah rumah tangga organik setiap harinya, seperti sisa makanan dan sayuran. Hal ini membuat isu pengelolaan sampah menjadi sangat relevan dan mendesak untuk ditangani.

Melalui program ini, tim mahasiswa merancang tong komposter sederhana menggunakan bahan dasar drum bekas cat. Desainnya dibuat praktis dan hemat biaya, namun tetap efektif untuk proses pengomposan.

“Tong komposter kami buat dari dua drum bekas yang ditumpuk vertikal. Kami tambahkan pintu panen di bawah, keran untuk lindi, dan pipa aerasi agar proses pembusukan lebih cepat,” jelasnya.

Ia menambahkan, desain tersebut sengaja dibuat sesederhana mungkin agar bisa diaplikasikan langsung oleh masyarakat tanpa memerlukan keahlian teknis khusus. “Saya ingin masyarakat bisa mandiri mengelola sampah organiknya dan memanfaatkannya sebagai pupuk untuk pertanian,” tambahnya.

Pelaksanaan program ini tidak hanya berhenti pada pembuatan tong komposter. Mahasiswa juga menggelar sosialisasi dan pelatihan singkat kepada warga mengenai cara penggunaan komposter dan manfaat kompos organik.

“Warga sangat antusias. Mereka tertarik karena bisa menghemat biaya pupuk sekaligus mengurangi volume sampah,” katanya.

Dengan hadirnya inovasi sederhana ini, masyarakat Desa Pulosari diharapkan dapat lebih sadar akan pentingnya prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sekaligus menjadi lebih mandiri dalam mengelola limbah mereka sendiri.(sis/kbe/ery) 

Berita Terbaru

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle15 menit lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline11 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle12 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional14 jam lalu
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional15 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle16 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional17 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline17 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline19 jam lalu