Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pernah Dimediasi, Kasus Anak Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi Kini Berakhir Duka

P
Putri MelaniaEditor: Heru Ramdani
|12:17 WIB
Bagikan:
Pernah Dimediasi, Kasus Anak Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi Kini Berakhir Duka
Ilustrasi: fmajor (Getty Images Signature)/Canva)

PASUNDANEKSSPRES.ID - Seorang anak dianiaya ibu tiri di Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia setalah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Korban berinisial NS (12), warga Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, diduga mengalami kekerasan di lingkungan rumahnya sendiri.

Peristiwa anak dianiaya ibu tiri ini terungkap saat korban dilarikan ke RSUD Jampangkulon dalam kondisi lemah. Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka bakar yang diduga akibat siraman air panas.

"Ditemukan luka bakar di lengan, kaki, punggung, hingga area bibir dan hidung. Kami juga menemukan paru-parunya sedikit membengkak. Kami telah mengambil sampel organ jantung dan paru untuk diuji laboratorium di Jakarta guna mencari tahu apakah ada zat-zat tertentu di dalam tubuh korban," jelas Kepala RS Bhayangkara, Kombes Pol dr. Carles Siagian, dikutip dari Liputan6.

Tenaga medis langsung memberikan penanganan, namun kondisi korban disebut sudah cukup serius saat tiba di rumah sakit.

Saat menjalani perawatan, korban sempat memberikan keterangan. Menurut keterangan sang ayah, dalam kondisi terbata-bata, korban mengaku dipaksa meminum air panas dan disiram air panas oleh ibu tirinya.

​"Ditanyalah ini anak, ya, ngaku, dikasih minum air panas. Jawabnya itu di ruang IGD. Makanya saya dorong untuk autopsi karena ingin memastikan dan tidak mau menuduh sembarangan," tegas ayah korban, Anwar.

Korban juga menyebut mengalami pemukulan. Keterangan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian.

Kasus anak dianiaya ibu tiri ini semakin menyita perhatian karena pelaku sempat berada di rumah sakit bersama ayah korban.

Ayah korban mengaku terpukul melihat kondisi anaknya yang jauh berbeda dibanding sebelumnya. Ia tidak menyangka luka yang dialami sang anak berujung pada kondisi kritis.

Selama kurang lebih delapan jam, tim medis berupaya menyelamatkan nyawa korban. Namun, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa Polri untuk dilakukan autopsi.

Pemeriksaan medis lanjutan diperlukan guna memastikan penyebab kematian secara pasti sekaligus memperkuat proses hukum. Aparat kepolisian melakukan pendalaman terhadap dugaan tindak penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban sebelumnya pernah mengalami dugaan kekerasan pada 2025. Saat itu, persoalan diselesaikan melalui mediasi.

"Saat itu istri saya mohon-mohon sujud untuk berubah," kata ayah korban, Anwar.

Fakta tersebut kini kembali menjadi perhatian setelah kasus anak dianiaya ibu tiri berujung kematian.

Setelah proses autopsi selesai, jenazah dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Cipendei, Kecamatan Surade, Sukabumi. Prosesi pemakaman berlangsung dalam suasana duka.

Aparat masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian.

(pm)

Berita Terbaru

Gotong Royong Sauyunan Ala Cakades No 1 Desa Margahayu H. Main Permana

Gotong Royong Sauyunan Ala Cakades No 1 Desa Margahayu H. Main Permana

Subang47 menit lalu
Kejar Target, Satgas TMMD ke-130 Percepat Pembangunan SAB di Cupunagara

Kejar Target, Satgas TMMD ke-130 Percepat Pembangunan SAB di Cupunagara

Subang49 menit lalu
Bid Propam Sasar Tes Urine Personel Polres Subang

Bid Propam Sasar Tes Urine Personel Polres Subang

Subang56 menit lalu
Kekeringan Panjang Belum Usai, Direktorat Jenderal Hortikultura Siapkan Langkah Antisipasi Krisis Pangan

Kekeringan Panjang Belum Usai, Direktorat Jenderal Hortikultura Siapkan Langkah Antisipasi Krisis Pangan

Purwakarta56 menit lalu
ADVERTISEMENT
Kadisdikbud Subang Tekankan Tiga Pilar Profesionalisme ASN, Integritas Jadi Kunci Peningkatan Mutu Pendidikan

Kadisdikbud Subang Tekankan Tiga Pilar Profesionalisme ASN, Integritas Jadi Kunci Peningkatan Mutu Pendidikan

Headline1 jam lalu
Bukan Sekadar Formalitas, Legal Opinion Kejari Subang Jadi Panduan Bisnis Perindo

Bukan Sekadar Formalitas, Legal Opinion Kejari Subang Jadi Panduan Bisnis Perindo

Headline1 jam lalu
Daftar Lengkap HP itel Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga November!

Daftar Lengkap HP itel Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga November!

Lifestyle2 jam lalu
Dramatis! Persib Bandung Comeback di Markas Melbourne Victory

Dramatis! Persib Bandung Comeback di Markas Melbourne Victory

Olahraga3 jam lalu
Cara Atur Limit Interactions di Instagram, Aktifkan Sekarang!

Cara Atur Limit Interactions di Instagram, Aktifkan Sekarang!

Lifestyle4 jam lalu
Daftar Turnamen BWF November 2026 Menjelang Akhir Musim, Empat S500 Digelar Beruntun

Daftar Turnamen BWF November 2026 Menjelang Akhir Musim, Empat S500 Digelar Beruntun

Olahraga5 jam lalu