PT. MBK Ventura Berikan Bantuan CSR ke 16 Masjid di Pangalengan

BANDUNG-PT Mitra Bisnis Keluarga (MBK) Ventura Cabang Pangalengan, wilayah Bandung Tengah Region 7 melaksanakan penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) di Aula Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Selasa (19/8/2025).
Dalam kegiatan tersebut, MBK Ventura menyerahkan bantuan CSR berupa 66 karpet masjid dan 9 jam digital untuk 16 masjid di Kecamatan Pangalengan.
ARM MBK Ventura, Euis Rohmawati mengungkapkan, bantuan tersebut sesuai dengan kebutuhan dari pihak kecamatan.
Ia beraharap bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk menunjang masyarakat dalam beribadah, sekaligus mempertegas peran sosial perusahaan di lingkungan masyarakat.
"Awalnya kami meminta masukan dari pihak kecamatan. Disarankan karpet dan jam digital karena lebih sederhana namun bermanfaat langsung bagi jamaah. Maka kami setuju dan menyalurkan bantuan tersebut," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bantuan seperti ini akan terus dilangsungkan secara bergilir di berbagai wilayah.
"Untuk Pangalengan baru tahun ini terlaksana. Ke depan, mudah-mudahan seluruh masjid di kecamatan ini bisa tercover," ucapnya.
Tidak sampai di sana, sosialisasi program perusahaan, literasi keuangan, sekaligus MBK Ventura juga melakukan sosialisasi program perusahaan, dan literasi keuangan.
Hal ini dilakukan dengan harapan masyarakat tidak akan terjebak pada Lembaga pembiayaan yang illegal.
"MBK Ventura ini resmi, terdaftar dan diawasi OJK. Itu penting diketahui masyarakat. Jangan sampai terkecoh dengan lembaga yang tidak memiliki izin. Kami ingin nasabah bisa mengelola keuangan secara bijak untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga," ucapnya.
Euis menegaskan bahwa pihaknya selalu melakukan mekanisme penagihan dengan peraturan yang jelas serta tanpa paksaan.
"Banyak isu penagihan di luar sana sampai memaksa atau dilakukan hingga malam. Kalau di MBK, maksimal jam lima sore petugas sudah kembali ke kantor. Tidak ada pemaksaan, dan semua petugas dibekali etika kerja," ucapnya.
Terakhir, dalam kesempatan itu juga dirinya menjelaskan tentang bagaimana pentingnya melek terhadap keamanan data di era digitalisasi seperti sekarang.
"Sekarang banyak produk keuangan dipasarkan secara digital. Itu harus memenuhi standar keamanan, termasuk perlindungan data konsumen. Kami pun menaruh perhatian serius pada hal tersebut," ucapnya.(rls/fsh/adv)
