Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Rumah Warga Dian Anyar Ambruk Akibat Pergerakan Tanah di Purwakarta

E
EgiEditor: Egi
|19:42 WIB
Bagikan:
Rumah Warga Dian Anyar Ambruk Akibat Pergerakan Tanah di Purwakarta
Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin saat meninjau rumah warga di Perumahan Dian Anyar, Kelurahan Cisereuh, Kabupaten Purwakarta yang mengalami rusak parah akibat pergerakan tanah.(Adam Sumarto/Pasundan EKspres)

PURWAKARTA-Dua unit rumah warga di Perumahan Dian Anyar, Kelurahan Cisereuh, Kabupaten Purwakarta mengalami rusak parah, bahkan satu di antaranya ambruk, Selasa (18/3) sore.

Kejadian ini diduga akibat pergerakan tanah di wilayah tersebut yang terus berlangsung selama sepekan terakhir, Selasa (18/3).

Diketahui rumah yang ambruk miliki warga bernama Radian sedangkan satu rumah lainnya yang rusak parah merupakan milik Fauzan. Rumah Fauzan saat ini terus dipantau oleh pihak pemerintah setempat.

Kepada wartawan, Fauzan menceritakan bagaimana retakan kecil di dinding rumahnya mulai terjadi sejak sepekan lalu saat hujan deras terus mengguyur.

"Minggu lalu sudah mulai retak-retak, tapi kecil. Semakin hari, retakannya semakin besar. Puncaknya tadi malam, sekitar jam 01.30 WIB, pintu rumah saya sudah tidak bisa dibuka dan terdengar suara retakan keras saat saya tendang," kata Fauzan, Rabu (19/3).

Ia juga menambahkan, suara retakan tersebut terus terdengar hingga pagi hari, disertai pergerakan tanah yang semakin kuat. Fauzan bahkan merekam setiap detik pergerakan tanah tersebut sebagai bukti, dengan interval setiap dua menit sekali.

Dia juga menduga, pergerakan tanah ini dipicu oleh curah hujan yang tinggi yang melanda Purwakarta dalam beberapa hari terakhir. "Mungkin karena hujan terus, air masuk ke tanah yang sudah retak, jadi semakin parah," ujarnya.

Sebelumnya, kata Fauzan, warga sempat berupaya memperbaiki saluran drainase di sekitar pasar bawah, namun upaya warga tersebut tidak membuahkan hasil. 

"Kami sudah berusaha memperbaiki drainase, sudah dinormalisasi, tetapi pergerakan tanahnya tetap terjadi," ucap Fauzan menambahkan.

Dia juga mengungkapkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta sudah memberikan bantuan kepada warga terdampak.

"Minggu lalu sudah diberikan bronjong dan terpal, hari ini diberikan matras dan selimut," kata Fauzan.

Sementara itu, Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, yang juga turut meninjau lokasi, mengungkapkan, langkah pertama adalah mengevakuasi warga untuk menghindari potensi bahaya lebih lanjut.

"BPBD bersama pihak terkait akan melakukan pengecekan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti pergerakan tanah ini," ujarnya.

Abang Ijo juga menjelaskan bahwa salah satu faktor utama adalah aliran air saat hujan besar yang terfokus di lokasi tersebut. Ia pun menekankan pentingnya saluran drainase yang tepat serta pembuatan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang kuat.

"Untuk tindak lanjut, sudah diajukan dan semoga Bapak Bupati segera merealisasikan pembangunan TPT kembali di sini," ucap Abang Ijo.

Selain merusak rumah warga, aktivitas pergerakan tanah juga mengancam lokasi pasar yang berada di belakang rumah terdampak.

Dalam upaya menjaga keselamatan warga, Abang Ijo pun mengumumkan bahwa aktivitas di pasar bawah akan dihentikan sementara. "Untuk sementara, pasar bawah akan ditutup demi keamanan warga," kata Abang Ijo.(add)

Berita Terbaru

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat37 menit lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline1 jam lalu
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline1 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline3 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga3 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline4 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline4 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle4 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle5 jam lalu