Tim Dokter RS Siloam Edukasi Santri Al-Muhajirin Purwakarta Tentang Kesehatan Reproduksi

PURWAKARTA-SMP-MTs Al-Muhajirin Pusat berkolaborasi dengan tim dokter dari RS Siloam Purwakarta mengedukasi para santri terkait kesehatan reproduksi dan pencegahan scabies, belum lama ini.
Digelar di Aula Al-Muhajirin Pusat, tampak ratusan santri dengan penuh antusias mengikuti edukasi kesehatan yang dikhususkan untuk segmentasi remaja itu.
Dalam paparannya, Tim Dokter RS Siloam Purwakarta tidak hanya sebatas menyampaikan materi, tetapi juga mengajak santri untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan diri.
Melalui edukasi kesehatan dengan tema "Santri Sehat, Generasi Kuat" ini, tim dokter juga mengajak santri mengenali gejala penyakit kulit serta memahami kesehatan reproduksi dengan cara yang sesuai usia.
Para santri pun aktif bertanya dan terlibat dalam diskusi, menandakan besarnya perhatian terhadap pengetahuan tentang kesehatan.
"Santri yang sehat akan melahirkan generasi yang kuat dan ini merupakan investasi penting untuk masa depan bangsa," kata Kepala MTs Al-Muhajirin Pusat, Dr. H. Amit Saepul Malik saat dikonfirmasi, Selasa (9/9/2025).
Kegiatan ini, sambungnya, sejalan dengan amanat UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang menegaskan bahwa pendidikan bertujuan mengembangkan seluruh potensi peserta didik, yakni, intelektual, spiritual, emosional, sosial, hingga kesehatan jasmani.
Dalam kerangka Sisdiknas, kata Amit, kesehatan dipandang sebagai bagian dari kecerdasan menyeluruh.
Seorang anak yang sehat secara fisik akan lebih mudah menyerap ilmu, berprestasi, dan memiliki kepercayaan diri yang baik.
"Oleh karena itu, pendidikan kesehatan bukan hanya pelengkap, tetapi fondasi penting untuk mencetak generasi unggul," ujar Amit menambahkan.
Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun budaya hidup bersih di lingkungan pesantren dan sekolah.
"Dengan demikian kami dapat memastikan tumbuh kembang generasi muda yang sehat dan tangguh," ucap Amit.(add/sep)
