Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Upaya Dinkes dalam Mengurangi Kasus DBD di Kabupaten Garut, Masyarakat Diminta Aktif Melakukan Kegiatan 3M Plus

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|13:34 WIB
Bagikan:
Upaya Dinkes dalam Mengurangi Kasus DBD di Kabupaten Garut, Masyarakat Diminta Aktif Melakukan Kegiatan 3M Plus
Upaya Dinkes dalam Mengurangi Kasus DBD di Kabupaten Garut. (Sumber Ilustrasi: BIMC Hospital)

PASUNDAN EKSPRES - Bukan hanya Tasikmalaya, kasus DBD di Kabupaten Garut pun terbilang banyak yakni mencapai 526 kasus yang terfokus pada daerah Garut Utara.

Kasus DBD di Kabupaten Garut ini banyak terjadi di Malangbong, Selaawi, dan Limbangan.

Oleh sebab itu, Dinkes Kabupaten Garut melakukan beberapa upaya dalam menanggulangi dan mencegah penyebaran penyakin musiman ini.

"Kami dari Dinas Kesehatan terus memberikan penyuluhan kepada masyarakat serta mengimbau kepada seluruh puskesmas untuk memberikan edukasi dan penyuluhan terkait pencegahan DBD. Ini dilakukan baik saat pasien datang ke puskesmas, selama kegiatan di luar seperti Penyelidikan epidimiologi, maupun saat kegiatan puskesmas keliling, posyandu, dan lainnya," ungkap Kepala Dinkes Garut, Leli Yuliani, seperti yang dikutip dari Radar Garut.

BACA JUGA:Update Kasus DBD di Tasikmalaya: Mengalami Peningkatan dengan Jumlah 246 Kasus per 22 Maret 2024

BACA JUGA:Gejala, Penanganan, dan Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD

Penyuluhan yang akan dilakukan yakni mencakup pengenalan gejala awal DBD, tindakan yang harus dilakukan saat gejala pertama kali muncul, dan juga tidak lupa upaya pemberantasan sarang nyamuk.

Masyarakat diminta untuk aktif dalam melakukan kegiatan 3M Plus yang meliputi kegiatan seperti di bawah ini:

- Menguras dan Menutup tempat-tempat penampungan air

- Mengubut barang yang berppotensi sebagai tempat penampungan air

- Mendaur ulang barang bekas ataupun barang yang sudah tidak digunakan

Selain kegiatan di atas, masyarakat juga diminta untuk melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk seperti; menaburkan bubuk larvasida ke tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, penggunaan obat nyamuk, kelambu, dan menanam tanaman pengusir nyamuk.

(pm).

Berita Terbaru

Lengkap! Daftar Destinasi Wisata Bisnis di Subang Per September 2026, Bisa untuk Meeting hingga Kunjungan Kerja

Lengkap! Daftar Destinasi Wisata Bisnis di Subang Per September 2026, Bisa untuk Meeting hingga Kunjungan Kerja

Subang1 jam lalu
GIIAS Bandung 2026 Resmi Berakhir, 25.170 Pengunjung Padati Pameran Otomotif Jawa Barat

GIIAS Bandung 2026 Resmi Berakhir, 25.170 Pengunjung Padati Pameran Otomotif Jawa Barat

Nasional2 jam lalu
Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Ini Tempat Wisata untuk Investor di Subang

Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Ini Tempat Wisata untuk Investor di Subang

Jawa Barat3 jam lalu
Polres Subang Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Polres Subang Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Headline5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Lifestyle5 jam lalu
Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Lifestyle6 jam lalu
Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle7 jam lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline18 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle19 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang20 jam lalu