Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

UPI - Unjani Kolaborasi dengan Desa Pasirjambu, Kenalkan Organic Waste Composting System

E
EgiEditor: Egi
|19:10 WIB
Bagikan:
UPI - Unjani Kolaborasi dengan Desa Pasirjambu, Kenalkan Organic Waste Composting System
Sesi foto bersama Kelompok Tani Sri Rahayu Desa Pasirjambu dengan Tim PKM DRTPM Dikti usai kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Aula Kantor Desa Pasirjambu.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Pemanfaatan Organic Waste Composting System Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Meningkatkan Pemenuhan Kebutuhan Pupuk pada Kelompok Tani Sri Rahayu”.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Pasirjambu, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta pada Sabtu (10/8) ini, merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian.

Tim kegiatan pengabdian terdiri dari Dosen Program Studi Mekatronika dan Kecerdasan Buatan UPI Diky Zakaria, S.Pd., M.T., kemudian, Prof. Dr. Isma Widaty, M.Pd., dari Prodi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Pascasarjana UPI, serta Dosen Teknik Elektro Universitas Jenderal Ahmad Yani Dede Irawan Saputra, S.Pd., M.T.

Tim tersebut dibantu oleh tim mahasiswa Prodi Mekatronika dan Kecerdasan Buatan UPI. Kegiatan yang diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari anggota Kelompok Tani Sri Rahayu dan perwakilan perangkat desa ini didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (DRTPM).

Diky Zakaria yang juga inisiator kegiatan menjelaskan, program ini lahir dari potensi besar yang dimiliki Desa Pasirjambu dalam bidang pertanian. “Dengan lahan pertanian yang luas dan mayoritas penduduk yang bekerja sebagai petani, Desa Pasirjambu memiliki potensi untuk mengembangkan produksi pertanian yang lebih efisien dan berkualitas,” kata Diky.

Melalui program ini, sambungnya, tim pengabdian bersama mahasiswa Prodi Mekatronika dan Kecerdasan Buatan, mengembangkan alat komposter dan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT). 

"Alat ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi proses pembuatan pupuk kompos dari sampah organik, yang merupakan salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan sampah di desa tersebut. Dengan alat ini, proses pengomposan dapat dipantau secara real-time, termasuk suhu, kelembaban, volume sampah dan kondisi tong pengompos," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Pasirjambu Asep Ardianyah menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dan kerja keras Tim UPI Kampus Purwakarta. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Pasirjambu yang sebagian besar belum mengetahui cara efektif dalam mengelola sampah. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut,” ucap Asep Ardiansyah.

Hapidin, salah satu anggota Kelompok Tani Sri Rahayu, juga menyatakan rasa syukurnya atas program ini. “Dengan adanya alat monitoring ini, kami dapat mengolah sampah menjadi pupuk kompos berkualitas, yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas pertanian di desa kami,” kata Hapidin.

Ditemui di sela kegiatan, Prof Isma menegaskan, kegiatan pengabdian ini tidak berhenti di sini. Tim PKM akan terus memantau dan mendampingi masyarakat dalam mengelola sampah, mulai dari proses pemilahan hingga pengomposan. 

“Kami berharap dari kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah dapat meningkat, dan kebutuhan pupuk organik di Kelompok Tani Sri Rahayu dapat terpenuhi,” ujarnya.

Senada, Dede Irawan Saputra menyebutkan, tim akan terus memantau proses pemanfaatan alat yang telah dibuat sampai dapat menghasilkan pupuk kompos. 

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Kelompok Tani Sri Rahayu, terutama jika mitra mengalami trouble dalam pengoperasian alat yang telah kita buat guna memastikan pupuk kompos yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik,” ucap Dede.

Dengan adanya program ini, kata dia, diharapkan Desa Pasirjambu dapat menjadi contoh dalam pengelolaan sampah organik yang efisien dan ramah lingkungan. "Sekaligus mendorong produktivitas pertanian yang lebih baik di masa depan," katanya.(add)

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline10 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle11 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang12 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional14 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle15 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional16 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline16 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline18 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle19 jam lalu