Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DPMD dan BPS Karawang Canangkan Desa Cantik

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|19:33 WIB
Bagikan:
DPMD dan BPS Karawang Canangkan Desa Cantik
KOLABORASI: Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karawang bersama Badan Pusat Statistik Karawang berkolaborasi dalam meningkatkan pengelolaan data statistik desa.

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Karawang berkolaborasi dalam meningkatkan pengelolaan data statistik desa melalui program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik). Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong ketersediaan data yang akurat dan berkualitas di tingkat desa.

Kepala BPS Kabupaten Karawang, Ari Setiadi Gunawan menyampaikan, pencanangan Desa Cantik merupakan sebuah inovasi dan terobosan dalam membangun sistem data yang lebih baik melalui kolaborasi dengan aparat desa.

“Program pencanangan Desa Cinta Statistik yang dilaksanakan di Karawang ini merupakan sebuah inovasi. Ini adalah terobosan bagaimana kita berkolaborasi dengan aparat desa untuk membangun dan menyediakan data yang up to date, terukur, dan berkualitas,” ujar di Aula Kantor DPMD Karawang.

Melalui program Desa Cantik ini, pihaknya ingin mendorong desa agar mampu mandiri dalam mengelola data statistik secara berkelanjutan. “Yang kita tekankan dalam desa statistik ini adalah bagaimana kita bersama-sama membangun desa dari level paling bawah, yaitu desa itu sendiri,” jelasnya.

Pada tahun 2026, terdapat 10 desa yang dicanangkan dalam program tersebut, dengan tiga Desa Utama Cantik dan 7 Desa Tambahan.“Ada 10 desa yang dicanangkan tahun ini, ditambah tiga desa yang sudah kita canangkan di tahun sebelumnya. Dari 10 desa itu, kita pilih tiga desa yang menjadi Fokus Desa Utama Desa cantik, sementara tujuh desa lainnya sebagai persiapan untuk tahun berikutnya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, desa akan mendapatkan pembinaan lebih intensif terkait pengelolaan dan pemanfaatan data. “Nanti mereka akan mendapatkan pendampingan bagaimana mengelola data, mendiseminasikan data, hingga bagaimana memperoleh data yang baik.

Harapan kami, agen statistik ini bisa menyebarluaskan kepada aparat desa lainnya bagaimana memperoleh dan mengelola data yang baik. Desa Cinta Statistik ini bisa menjadi prototipe bagi desa lain bagaimana desa mendapatkan data dan mampu menyebarluaskan data yang bermanfaat bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Karawang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPMD Karawang M. Syaefuloh melalui Kepala Bidang Penataan, Pemberdayaan, dan Kerjasama Desa (PPKD), Ius Ruswanti, menerangkan bahwa sebelumnya sudah ada tiga desa yang menjadi Desa Cantik pada tahun 2025. Tiga desa yang telah menjadi Desa Cantik pada tahun 2025 yaitu Desa Bengle Kecamatan Majalaya, Desa Margakaya Kecamatan Telukjambe Barat, dan Desa Cikampek Selatan Kecamatan Cikampek.

Tahun 2026, lanjutnya, terdapat 10 desa yang dicanangkan, dengan tiga desa masuk kategori utama dan tujuh desa lainnya sebagai tambahan. “Di tahun 2026 ini, tiga desa yang masuk Desa Cantik utama yaitu Desa Anggadita Kecamatan Klari, Desa Mekarjaya Kecamatan Purwasari, dan Desa Kondangjaya Kecamatan Karawang Timur,” ungkapnya.

Sementara tujuh desa lainnya yang masuk dalam Desa Cantik tambahan 2026 yaitu Desa Purwadana Kecamatan Telukjambe Timur, Desa Mulyasejati Kecamatan Ciampel, Desa Pasirtanjung Kecamatan Lemahabang, Desa Linggasari Kecamatan Telagasari, Desa Kutawangi Kecamatan Rawamerta, Desa Sindangmulya Kecamatan Kutawaluya, dan Desa Dukuhkarya Kecamatan Rengasdengklok.

Ius Ruswanti menjelaskan, program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas desa dalam mengelola data secara sistematis, akurat, dan berkelanjutan, sehingga dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan. “Program Desa Cantik ini kami dorong agar desa mampu mengelola data secara mandiri, mulai dari pengumpulan, pengolahan, hingga penyajian data yang berkualitas,” tuturnya.

Ia berharap melalui program ini, desa-desa di Karawang semakin siap dalam menghadapi era digital berbasis data serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Harapannya, desa-desa ini bisa lebih siap dalam pengelolaan data, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berbasis data dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya.(sis/kbe/ery)

Berita Terbaru

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle50 menit lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle1 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat2 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional10 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline10 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline14 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta15 jam lalu
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle16 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle18 jam lalu