Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kaleidoskop Rekor MURI Bazar Karawang 2025! Dari Rencana hingga Aksi Ekonomi Rakyat

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|15:15 WIB
Bagikan:
Kaleidoskop Rekor MURI Bazar Karawang 2025! Dari Rencana hingga Aksi Ekonomi Rakyat
Kaleidoskop Rekor MURI Bazar Karawang 2025! Dari Rencana hingga Aksi Ekonomi Rakyat

PASUNDAN EKSPRES – Kabupaten Karawang mencatatkan sejarah baru dalam dunia ekonomi kreatif lokal.

Di tengah rangkaian perayaan Hari Jadi ke-392 Karawang pada tahun 2025, Pemkab Karawang berhasil mencetak Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Bazar UMKM berkesinambungan terlama di Indonesia. 

Rekor ini bukan sekadar pencapaian simbolis. Bazar tersebut menjadi wadah besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk menunjukkan daya saing produk mereka dan menjadi motor penggerak perputaran ekonomi rakyat di Kabupaten Karawang. 

Juli–Agustus 2025, Perencanaan dan Persiapan Besar-besaran

Persiapan bazar dimulai jauh hari sebelum tanggal pelaksanaannya.

Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Koperasi dan UKM mulai membuka pendaftaran tenant UMKM lokal untuk mengisi stan di bazar. 

Target awal bazar diorientasikan bukan hanya untuk meriahkan Hari Jadi Karawang ke-392, tetapi juga sebagai upaya serius menggerakkan sektor UMKM di tengah tantangan ekonomi pascapandemi dan tekanan biaya hidup.

Perangkat daerah pun mulai membangun strategi zonasi stan, jam operasional, kategori produk, hingga dukungan kegiatan pendukung seperti pelatihan pemasaran dan digitalisasi UMKM.

1 September 2025, Pesta Ekonomi Dimulai

Bazar UMKM resmi dibuka pada tanggal 1 September 2025, bertempat di Lapangan Karangpawitan, Kabupaten Karawang.

Hadir menjadi tonggak penting, bazar ini dibuka langsung dalam rangka peringatan Hari Jadi Karawang ke-392.

Dalam pembukaan, Bupati H. Aep Syaepuloh menyampaikan harapannya bahwa bazar bukan sekadar ajang jual beli, tetapi ruang kebersamaan ekonomi masyarakat Karawang.

Ia menegaskan bahwa tujuan bazar ini adalah memberi ruang besar bagi masyarakat untuk menampilkan produk unggulan mereka kepada khalayak luas. 

Total ada 100 tenant UMKM yang terdaftar untuk ikut serta, membawa lebih dari 628 – 735 pelaku usaha yang memamerkan produk lokal unggulan dari berbagai sektor, termasuk kuliner khas, fesyen, kerajinan tangan, hingga produk digital dan inovatif lainnya. 

1–14 September 2025, Bazar UMKM Berlangsung 14 Hari Nonstop

Durasi bazar yang berlangsung 14 hari berturut-turut menjadi kunci pencapaian rekor.

Biasanya bazar UMKM hanya digelar maksimal tiga hari, tetapi di Karawang bazar berjalan dua pekan penuh tanpa jeda. 

Suasana Ekonomi yang Hidup

Setiap harinya bazar menjadi magnet bagi ribuan pengunjung dari Karawang dan daerah sekitarnya.

Tidak hanya warga lokal, bazar ini juga dikunjungi masyarakat dari Bekasi, Purwakarta, hingga Indramayu yang tertarik dengan keragaman produk UMKM di sana. 

Bazar juga menjadi ruang sosial masyarakat.

Banyak keluarga datang sebagai ajang rekreasi, mencicipi kuliner, atau sekadar menikmati suasana pasar rakyat yang meriah.

Produk UMKM yang dipamerkan juga sangat beragam, dari kuliner tradisional hingga fesyen dan tech startup UMKM. 

Perputaran Ekonomi dan Omzet Tinggi

Selama dua pekan berlangsung, bazar menunjukkan perputaran ekonomi yang signifikan.

Data pendapatan harian yang terlaporkan mencapai ±Rp150 juta per hari, dengan total omzet mencapai hampir Rp2,4 miliar selama seluruh pelaksanaan bazar. 

Bupati Aep menyebut pencapaian ini bukan hanya sebuah rekor, tetapi merupakan bukti konkret bahwa Karawang dikenal bukan hanya sebagai daerah industri dan lumbung padi, namun juga sebagai kekuatan UMKM yang nyata. 

14 September 2025, Penghargaan MURI Diserahkan

Pada puncak Hari Jadi ke-392 Karawang, tanggal 14 September 2025, Pemkab Karawang menerima penghargaan resmi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan MURI kepada Bupati Aep Syaepuloh di lokasi bazar. 

Dalam sambutannya, Bupati Aep mengatakan bahwa rekor MURI ini menjadi bentuk pengakuan atas kerja keras pelaku UMKM dan semangat masyarakat Karawang yang mendukung kegiatan tersebut sampai sukses.

Ia juga berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk terus berkarya dan memperluas akses pasarnya, baik di tingkat nasional maupun global. 

Sosial-Ekonomi yang Terukur

Rekor MURI bukan sekadar piagam penghargaan. Bazar UMKM memberikan dampak nyata dalam menumbuhkan ekonomi kerakyatan, membuka peluang pemasaran baru, memperkuat jejaring antar UMKM, dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Banyak pelaku UMKM yang melaporkan kenaikan omzet dan peluang usaha baru setelah bazar berakhir.

Menurut pengakuan beberapa pelaku usaha, kemeriahan bazar dan interaksi langsung dengan konsumen menjadi peluang emas untuk mengenalkan produk khas Karawangke pasar yang lebih luas. 

Akhir Tahun 2025, Bazar UMKM “Festival Karawang Maju”

Menutup tahun 2025, Pemkab Karawang kembali mengadakan bazar UMKM bertajuk “Festival Karawang Maju” yang digelar mulai 20–31 Desember 2025, melibatkan sekitar 500 pelaku UMKM dan bertujuan menggairahkan ekonomi di penghujung tahun. 

Bazar akhir tahun ini tidak terkait langsung dengan rekor MURI, namun tetap mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem UMKM, memperluas akses pasar dan memperkuat peran UMKM dalam perekonomian lokal. 

Berita Terbaru

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga13 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline32 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline52 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle55 menit lalu
ADVERTISEMENT
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline11 jam lalu