Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kejaksaan Negeri Karawang Tetapkan Satu Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah

H
HubaEditor: Huba
|10:42 WIB
Bagikan:
Kejaksaan Negeri Karawang Tetapkan Satu Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah
PENETAPAN: Tersangka baru berinisial DMP, yang merupakan Retail Risk Officer pada Bank Himbara Wilayah 1 RLPC tahun 2021.

KARAWANG-Kejaksaan Negeri Karawang kembali menetapkan satu tersangka baru, dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bank Himbara pada PT Bumi Arta Sedayu (BAS) periode 2021-2024. Kali ini tersangka berinisial DMP, yang merupakan Retail Risk Officer (RRO) pada Bank Himbara Wilayah 1 RLPC pada 2021. DMP menjadi tersangka kelima setelah penyidik menemukan adanya aliran dana dari tersangka HJ kepada dirinya.

“Tim penyidik menemukan fakta hukum baru yang mengarah pada keterlibatan pihak lain dalam perkara ini,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Dedy.

Dedy mengatakan, berdasarkan pendalaman terhadap aliran dana, penyidik menemukan sejumlah transaksi keuangan antara tersangka HJ dengan DMP. Dari rangkaian transaksi tersebut, penyidik mengidentifikasi adanya aliran dana sebesar Rp1.455.339.000 yang diterima DMP dari HJ.

"Uang tersebut diduga diberikan untuk membantu memperlancar proses pengajuan KPR pada proyek Citra Swarna Grande milik PT BAS kepada Bank Himbara Kantor Cabang Karawang," ungkapnya.

Penetapan DMP sebagai tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi sekurang-kurangnya dua alat bukti yang cukup. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, DMP langsung ditahan di Lapas Kelas IIA Karawang selama 20 hari, terhitung sejak 7 September hingga 26 September 2026.

DMP disangkakan dengan sejumlah pasal tindak pidana korupsi, di antaranya Pasal 603 dan Pasal 604 serta Pasal 605 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kejari Karawang sebelumnya telah menetapkan empat tersangka dalam perkara tersebut, yakni VY, HJ, OH, dan HH. Dedy menegaskan, penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perkara dugaan korupsi tersebut.

“Kami akan terus mendalami keterlibatan pihak-pihak lain dalam perkara ini. Proses penyidikan akan terus dilaksanakan secara profesional, independen, dan akuntabel,” tegasnya.

Ia juga memastikan penyidikan tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah serta prinsip kehati-hatian.(kbe/ery) 

Berita Terbaru

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang3 jam lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang3 jam lalu
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang3 jam lalu
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle6 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle7 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional7 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga8 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional8 jam lalu
Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Nasional8 jam lalu
Kejaksaan Negeri Karawang Tetapkan Satu Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah | Pasundan Ekspres